Ikan nila blackchin dalam jumlah besar, ikan asli Afrika barat, menimbulkan kerusakan pada ekosistem sungai Thailand. Para ahli – dan beberapa koki – sedang mencari solusi berkelanjutan Menu di restoran seafood Kor-Tae, di provinsi Samut Prakan, Thailand, diisi dengan masakan klasik Thailand – mulai dari tom yum talay, sup panas dan asam yang harum, hingga salad larb pedas. Namun koki restoran juga bereksperimen dengan bahan yang lebih kontroversial: ikan nila blackchin. “Orang-orang ragu, tapi begitu mereka mencobanya – [mereka bilang] rasanya enak,” kata pemilik Adisorn Jamsuksaward, yang telah menawarkan ikan non-pribumi secara gratis kepada teman-temannya yang memintanya. Lanjutkan membaca...