Amazon sedang menguji perangkat lunak yang menentukan penempatan staf gudang, tetapi dokumen internal dan obrolan Slack yang diperoleh Business Insider menunjukkan bahwa manajer mengesampingkan AI, menonaktifkannya, dan mengatasinya. Ada yang mengatakan algoritme salah membaca kondisi dan merekomendasikan pemotongan yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Amazon merencanakan penegakan hukum yang ketat pada tahun 2026, yang bertujuan untuk membatasi seberapa jauh manajer dapat menyimpang dari rekomendasi kepegawaiannya.