Di antara anak-anak yang terdaftar di kelas reguler, 10,4% siswa sekolah dasar menunjukkan kesulitan belajar atau perilaku yang signifikan (menurut survei Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains dan Teknologi). Namun, pengalaman para guru di lokasi sekolah tidak hanya sekedar angka. Bagaimana situasi sebenarnya?