FIA menangkap 2 orang di Lahore karena pertukaran mata uang 'ilegal', 2 lainnya karena pelanggaran hak cipta
📖 Sumber artikel — 🇬🇧 InggrisBadan Investigasi Federal (FIA) mengatakan pada hari Minggu bahwa unitnya di Lahore telah menangkap empat tersangka dalam penggerebekan terpisah atas dugaan keterlibatan mereka dalam operasi hawala/hundi dan pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta.
Juru bicara FIA mengatakan kepada media bahwa penggerebekan tersebut dilakukan oleh Lahore Corporate Crime Circle di lokasi berbeda di ibu kota provinsi. Dua tersangka ditangkap karena diduga menjalankan bisnis penukaran mata uang ilegal dan hawala/hundi.
Selama operasi, FIA mengatakan pihaknya menemukan uang tunai senilai Rs20,4 juta dari para tersangka, serta mata uang asing, termasuk $1,080, AU$320, AED4,015, £85, dan 160 riyal Saudi. Dokumentasi dan barang bukti digital terkait transaksi hawala/hundi juga diamankan dari tangan tersangka.
Dalam tindakan terpisah, FIA menangkap dua tersangka lainnya atas dugaan keterlibatan mereka dalam pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta 1962. Para tersangka diketahui memiliki sejumlah besar produk palsu dari perusahaan terdaftar ternama.
Juru bicara tersebut mengatakan para tersangka diduga terlibat dalam penyimpanan dan penjualan produk bermerek palsu. Investigasi lebih lanjut atas kasus-kasus tersebut sedang dilakukan.
Bulan lalu, FIA menangkap dua tersangka atas dugaan keterlibatan mereka dalam hawala/hundi dan pelanggaran hak cipta.
Kementerian Dalam Negeri, bekerja sama dengan Kementerian Keuangan, pada bulan Maret mengumumkan tindakan keras terhadap jaringan pencucian uang dan hawala-hundi di seluruh negeri.
Dalam pertemuan di bulan Januari, Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi menegaskan bahwa bisnis hawala/hundi tidak akan ditoleransi dalam keadaan apa pun, dan mengarahkan para pejabat bahwa tindakan sembarangan harus dipastikan.
← Kembali