Dari Lady Gaga hingga Meryl Streep: bagaimana sebuah studio independen dari interior SP memasuki sirkuit kacamata mewah di Hollywood
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisBagaimana sebuah studio independen dari Campinas memasuki sirkuit kacamata mewah di Hollywood
Sebuah studio kacamata yang didirikan di Campinas (SP) memasuki sirkuit mewah internasional dan mulai tampil di wajah selebriti seperti Lady Gaga, Meryl Streep dan Anne Hathaway. Didirikan pada tahun 2016, perusahaan ini pertama kali berinvestasi di pasar luar negeri dan saat ini mengklaim bahwa mereka mengekspor sekitar 80% produksi artisanal yang dibuat di pedalaman São Paulo.
Merek tersebut mulai dirancang oleh pasangan Gisela dan Gustavo Assis pada tahun 2014, dua tahun sebelum peluncuran resminya. Gisela adalah seorang penari profesional berusia 12 hingga 25 tahun dan tinggal di Eropa. Suaminya berasal dari keluarga yang memiliki tradisi di toko pakaian.
Saat ini, usaha tersebut memproduksi sekitar 100 buah per hari. Menurut mereka, pesanan langsung masuk ke 450 titik penjualan di 30 negara.
✅ Klik di sini untuk mengikuti saluran g1 Campinas di WhatsApp
Menurut pasangan tersebut, sebelum berinvestasi di pasar nasional, merek tersebut merambah ke Eropa. Keputusan itu strategis, karena mereka menyadari ceruk pasar kacamata mewah independen dan memutuskan untuk fokus pada audiens yang, bagi mereka, menghargai desain.
"Kita perlu menjangkau audiens yang memahami desain. Dan kemudian, secara kebetulan, Eropa sangat memahami desain sebagai sebuah peradaban, sebagai pasar. Ini adalah pasar yang sangat matang, yang sangat menghargai kacamata", kata Gisela.
Kemudian, mereka berinvestasi di Amerika Serikat dan kemudian mengabdikan diri pada pasar Brasil. Toko sendiri pertama di São Paulo dibuka pada tahun 2020. Saat ini, perusahaan memiliki dua toko sendiri di São Paulo dan hadir di 23 titik penjualan lainnya, termasuk satu di Campinas.
Sepotong Campinas di lemari selebriti
Meryl Streep (kiri) memakai model Manuela dan Lady Gaga (kanan) memakai model Elisa
Pengungkapan/Media Sosial
Pasangan itu ingat bahwa selebriti pertama yang terlihat dengan salah satu kacamata adalah aktris Katie Holmes, pada tahun 2017, mengenakan model Carolina Ocean. Segera setelah itu, Anne Hathaway datang.
"Sebuah toko yang menjual kami di Aspen mengirimi kami email dan berkata: 'Wow, Anda tidak percaya, Anne Hathaway baru saja membeli kacamata di sini'."
Seiring waktu, artis lain terlihat menggunakan merek tersebut:
🎞️ Bioskop: Meryl Streep, Julia Roberts, Emma Stone, dan Cate Blanchett.
🏀 Bola Basket: LeBron James, Breanna Stewart dan Sue Bird.
🎶 Musik: Harry Styles, Andre 3000 dan Lady Gaga.
Dari Campinas hingga Jepang
Julia Roberts (kiri) menggunakan model Julia, Lebron James (tengah) menggunakan model Martin dan Harry Styler (kanan) menggunakan model Ana
Reproduksi/Jejaring sosial
Komitmen untuk memulai dengan pasar barang mewah internasional menghadapi tantangan dalam membangun kredibilitas. “Kami perlu membuktikan bahwa kami memiliki kualitas, bahwa kami dapat memenuhi tenggat waktu dan mempertahankan standar yang konsisten”, komentar mereka.
Kemudian muncul kompleksitas operasional, seperti masalah bea cukai, sertifikasi dan adaptasi untuk operasi internasional. Hasilnya, mereka mulai bertindak lebih langsung, memperpendek rantai logistik, dan melakukan pengiriman langsung dari studio ke toko-toko di luar negeri.
“Seluruh proses melewati studio, di mana kami memantau produksi, perakitan, dan pengiriman setiap bagian dengan sangat cermat”, komentarnya.
Untuk menjamin ruang mereka sendiri dalam logistik "luar-dalam" ini, mereka berpartisipasi dalam pekan mode yang menampilkan koleksi di seluruh dunia.
“Ada fashion show luar biasa yang kita lihat di media, tapi ada juga business show, Fashion Week, yaitu acara dimana brand bertemu pembeli toko untuk menjual produknya. Kami memilih ke sana juga untuk bertemu dengan B2C [Business to Consumer, from the company to the Consumer] yang kami pikir bisa menjadi saluran pembuka bagi Lapima,” komentar Gisela.
Saat ini, Prancis dan Amerika Serikat menjadi pasar terbesar bagi merek bernama Lapima, yang masing-masing memiliki 92 titik penjualan. Baru-baru ini kacamata tersebut diluncurkan di Jepang.
“Ini adalah budaya yang sangat menghargai desain dan buatan tangan. Mereka menyambut kami dengan cara yang luar biasa. Saat acara peluncuran, kami terus-menerus mencubit diri sendiri, seperti: 'apakah ini benar-benar terjadi?'", ujarnya.
"Mereka bernafaskan fashion, mereka sangat otentik. Ini sangat keren. Setiap orang berpakaian berbeda, setiap orang memiliki jalannya, setiap orang memiliki warna kulit, tidak ada yang peduli. Sedemikian rupa sehingga kami mengatakan bahwa kami adalah merek feminin yang romantis, namun di Jepang kami ditujukan untuk semua orang. Pria memakai kacamata dengan cara yang keren"
*Magang di bawah pengawasan Yasmin Castro.
VIDEO: Segala sesuatu tentang Campinas dan wilayahnya
Lihat lebih banyak berita tentang wilayah ini di halaman g1 Campinas.
← Kembali