Permintaan pembelian, sewa karena 'batas pinjaman hipotek 300 juta won'… Harga sewa semakin meningkat
⚡ ⚡ Ringkasan Cepat
Setelah penguatan peraturan pinjaman di sektor perbankan, seperti KB Kookmin Bank mengurangi batas maksimum pinjaman hipotek rumah menjadi 300 juta won, kecemasan di pasar jeonse Seoul diperkirakan akan semakin meningkat.
Setelah penguatan peraturan pinjaman di sektor perbankan, seperti KB Kookmin Bank mengurangi batas maksimum pinjaman hipotek rumah menjadi 300 juta won, kecemasan di pasar jeonse Seoul diperkirakan akan semakin meningkat. Hal ini karena terdapat kemungkinan lebih besar bahwa konsumen sebenarnya yang berencana membeli rumah sendiri akan tetap berada di pasar jeonse dengan menyerah atau menunda pembelian. Menurut sektor keuangan pada tanggal 12, KB Kookmin Bank membatasi pinjaman hipotek perumahan maksimum menjadi 300 juta won mulai tanggal 10. Pemerintah menerapkan batas pinjaman yang berbeda sesuai dengan harga rumah di wilayah yang diatur. Rumah senilai 1,5 miliar won atau kurang dapat meminjam hingga 600 juta won, rumah senilai antara 1,5 miliar won dan 2,5 miliar won dapat meminjam hingga 400 juta won, dan rumah senilai lebih dari 2,5 miliar won dapat meminjam hingga 200 juta won. Namun, karena KB Kookmin Bank sendiri membatasi batas pinjaman hingga 300 juta won, beban keuangan konsumen sebenarnya meningkat. Bank umum lain juga diharapkan memperkuat peraturan pemberian pinjaman seperti KB Kookmin Bank. Misalnya, ketika membeli rumah dengan nilai pasar 1,5 miliar won, hal itu dapat dilakukan dengan pinjaman yang ada hingga 600 juta won dan modal ekuitas 900 juta won. Di masa depan, dibutuhkan modal ekuitas sebesar 1,2 miliar won.
← Kembali