Pada tanggal 16 Juni 1976, kerusuhan Soweto pecah, pemberontakan besar-besaran siswa kulit hitam menentang penerapan bahasa Afrikaans di sekolah. Pemberontakan ditindas dengan kejam oleh rezim apartheid dan menjadi simbol utama perjuangan melawan segregasi rasial di Afrika Selatan. Lima puluh tahun kemudian, RFI bertemu dengan saudara perempuan salah satu korban penindasan ini serta anak muda Afrika Selatan dari kota besar yang terletak di barat daya Johannesburg.