Departemen luar angkasa India menghadapi krisis sumber daya manusia yang kian meningkat, dengan lebih dari dua puluh lima persen jabatan yang dikenai sanksi kosong. Kesenjangan staf ini telah melebar secara signifikan sejak tahun 2019, sehingga berdampak pada pengembangan misi penting. Proses rekrutmen tertunda karena Covid-19 dan reformasi, sehingga menciptakan kesenjangan yang besar. Upaya sedang dilakukan untuk mengisi lebih dari dua ribu lowongan pada akhir tahun 2026. Departemen ini harus membangun kembali tenaga kerjanya sambil mempertahankan ilmuwan berpengalaman.