Pengendara sepeda diserang oleh pengemudi sepeda motor listrik di jalur sepeda di Santos, SP Seorang pengendara sepeda diserang oleh seorang pria yang sedang mengendarai sepeda motor listrik di jalur sepeda di Santos, di pantai São Paulo. Kepada g1, korban yang enggan disebutkan namanya melaporkan bahwa pengemudinya menyalip dengan berbahaya dan hampir menyebabkan pengendara sepeda lainnya terjatuh. Tersangka belum diketahui identitasnya oleh polisi. Pengendara sepeda tersebut mengatakan, sekitar pukul 08.00 pada Jumat (12), ia mengakses jalur sepeda di dekat Avenida Ana Costa dan menuju kawasan Ponta da Praia. Sesampainya di Kanal 5, dia mulai merekam pengemudi sepeda motor listrik tersebut dan memperingatkannya, karena perilakunya dapat menyebabkan kecelakaan. "Saya bilang padanya dia bisa menyakiti seseorang," katanya. ✅ Klik di sini untuk mengikuti saluran g1 Santos baru di WhatsApp. Saat itulah, pria tersebut menyarankan agar pengendara sepeda itu menyusulnya. "Dia melambat agar saya bisa lewat. Saat saya menyalip, dia menendang saya dan membawa saya keluar jalur sepeda. Saya berakhir di trotoar," ujarnya. Pengemudi self-propelled menyerang pengendara sepeda di jalur sepeda Santos. Reproduksi Gambar yang diperoleh g1 menunjukkan momen ketika pengendara sepeda menyalip kendaraan self-propelled dan terkena tendangan dari pengemudi kendaraan (lihat di awal laporan). Usai penyerangan pertama, tersangka pun menghentikan kendaraannya dan mengejar korban. “Dia turun dari motor dan menghampiri saya sambil melayangkan pukulan. Saya terjatuh ke tanah dan dia terus menendang kepala saya,” lapornya. Pengendara sepeda itu mengatakan dia berhasil melepaskan diri dari penyerang dan pergi. Namun sebelum melarikan diri, pria tersebut sempat merusak sepedanya. “Dia menginjak sepeda saya, mematahkan jari-jari [roda] dan pergi,” katanya. g1 menghubungi Sekretariat Keamanan Publik São Paulo (SSP-SP) untuk informasi lebih lanjut mengenai kasus ini, namun tidak menerima tanggapan hingga laporan ini dipublikasikan. Apa yang dikatakan CET? Dicari oleh g1, Traffic Engineering Company (CET-Santos) menginformasikan, dalam sebuah catatan, bahwa kemungkinan pelanggaran lalu lintas hanya dapat didenda jika terdeteksi langsung oleh agen lalu lintas selama pemeriksaan. Menurut badan tersebut, undang-undang tersebut tidak mengizinkan penerapan denda atau tindakan administratif hanya berdasarkan keluhan dari pihak ketiga atau video yang diposting di media sosial. CET menambahkan bahwa mereka terus melakukan operasi inspeksi di jalur sepeda kota dan menyoroti bahwa pengaduan terkait agresi harus diteruskan ke pihak kepolisian. Badan tersebut juga menjelaskan, sirkulasi pada jalur sepeda dan lajur sepeda bergantung pada klasifikasi kendaraan. Sepeda listrik dan peralatan self-propelled dapat menggunakan ruang tersebut selama memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam Resolusi Dewan Lalu Lintas Nasional (Contran) No. 996/2023. Pengendara sepeda terkena tendangan dari pengemudi self-propelled di jalur sepeda Santos. Reproduksi VIDEO: g1 dalam 1 Menit Santos