Ketua Majelis Konstituante untuk Penyusunan Konstitusi, Dr. Amraja Ali Nouh, menegaskan bahwa “Komisi menyatakan sangat terkejut atas terus diabaikannya rancangan konstitusi yang diselesaikan oleh sebuah badan yang dipilih langsung oleh rakyat Libya, meskipun pada kenyataannya rancangan tersebut mewakili hak nasional yang penting dan sebuah langkah penting menuju pembangunan negara di atas landasan konstitusional yang kuat.”