Wasit sepak bola Somalia menolak masuk AS, akan melewatkan debut Piala Dunia
📖 Sumber artikel — 🇬🇧 InggrisAmerika Serikat menolak masuknya wasit sepak bola Omar Abdulkadir Artan, yang diharapkan menjadi orang Somalia pertama yang memimpin pertandingan di Piala Dunia.
Juru bicara FIFA mengatakan Artan tidak akan bisa berlatih atau memimpin Piala Dunia – yang dimulai pada Kamis – setelah dia tidak diizinkan memasuki Amerika Serikat pada akhir pekan.
Pemerintah Somalia mengatakan mereka gagal dalam upaya bernegosiasi dengan AS dan FIFA agar Artan bisa memasuki negara tersebut dan mereka sedih dengan apa yang terjadi.
“Prestasi internasionalnya merupakan sumber kehormatan dan kebanggaan bagi masyarakat Somalia,” kata Kementerian Olahraga Somalia dalam sebuah pernyataan.
Dalam siaran pers yang dikeluarkan pada hari Selasa, Federasi Sepak Bola Somalia (SFF) menyatakan kesedihan atas situasi ini, dan menyebut penunjukan Artan sebagai tonggak sejarah bagi negara yang merupakan hasil dari dedikasi, profesionalisme, dan integritas selama bertahun-tahun.
SFF mengatakan pihaknya belum menerima penjelasan resmi mengapa Artan ditolak masuk ke AS, dan menambahkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan FIFA dan otoritas terkait untuk memahami situasi yang terjadi.
FIFA menyatakan tidak terlibat dalam kebijakan imigrasi
Seorang pejabat senior Somalia mengatakan kepada Reuters bahwa upaya diplomatik terus dilakukan untuk mencoba membawa Artan ke AS untuk mengikuti turnamen tersebut, namun menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut.
Seorang juru bicara FIFA mengatakan organisasi tersebut “tidak terlibat dalam proses imigrasi negara tuan rumah, termasuk pengambilan keputusan visa, dan telah diberitahu oleh pihak berwenang bahwa status Artan tidak akan diubah saat ini”.
Artan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa terlepas dari keadaan tersebut, dia berada dalam suasana hati yang positif dan fokus pada tantangan selanjutnya dalam karir wasitnya.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada FIFA dan CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika) atas semua dukungan mereka dan saya berjanji untuk menjaga level wasit saya tetap tinggi karena saya berkonsentrasi pada masa depan,” ujarnya.
Tidak jelas pertandingan mana yang akan dipimpin Artan,walaupun informasi tersebut biasanyahanya diumumkan dua hingga tiga hari sebelumnya.
Kebijakan AS menimbulkan kekhawatiran menjelang piala dunia
Tanpa menyebutkan namanya, Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa seorang warga negara Somalia tiba di Bandara Internasional Miami dari Istanbul pada hari Sabtu dan dianggap tidak dapat diterima karena masalah pemeriksaan.
Agensi tidak merinci kekhawatiran tersebut, namun mengatakan wasit menjalani pemeriksaan tambahan rutin sebelum ditolak masuk.
“Penentuan penerimaan dilakukan berdasarkan kasus per kasus dengan menggunakan penegakan hukum, keamanan nasional, dan informasi imigrasi yang tersedia pada saat pemeriksaan,” kata CBP.
Kebijakan imigrasi ketat pemerintahan Trump telah menjadi perhatian menjelang Piala Dunia. Tahun lalu, Washington memberlakukan larangan perjalanan besar-besaran terhadap warga 12 negara, termasuk Somalia.
Artan, yang dinobatkan sebagai Wasit Pria Terbaik CAF tahun 2025, memiliki visa yang sah, menurut laporan media.
← Kembali