Pengambilan sumpah GB CM ditunda karena ketua partai tidak bisa hadir
⚡ ⚡ Ringkasan Cepat
• Upacara dijadwalkan ulang menjadi Bilawal karena menghadiri pemakaman Khamenei minggu ini • CM terpilih mencari dana federal tambahan untuk mengatasi krisis iklim • Mendesak status provinsi sementara bagi GB untuk memperkuat pendirian Kashmir GILGIT: Upacara pelantikan Ketua Menteri Advokat Gilgit-Baltistan yang baru terpilih Amjad Hussain, yang semula dijadwalkan pada 1 Juli, telah ditunda karena tidak hadirnya Ketua PPP Bilawal Bhutto-Zardari.
• Upacara dijadwalkan ulang menjadi Bilawal karena menghadiri pemakaman Khamenei minggu ini
• CM terpilih mencari dana federal tambahan untuk mengatasi krisis iklim
• Mendesak status provinsi sementara bagi GB untuk memperkuat pendirian Kashmir
GILGIT: Upacara pelantikan Ketua Menteri Advokat Gilgit-Baltistan yang baru terpilih Amjad Hussain, yang semula dijadwalkan pada 1 Juli, telah ditunda karena tidak hadirnya Ketua PPP Bilawal Bhutto-Zardari.
Ketua PPP diperkirakan akan menghadiri upacara pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam beberapa hari mendatang, menurut partai tersebut.
Terpilih tanpa lawan sebagai Pimpinan DPR pada 22 Juni, Advokat Amjad Hussain dijadwalkan mengambil sumpah jabatan pada 1 Juli.
Menurut pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh cabang lokal PPP pada hari Minggu, keputusan untuk menunda upacara tersebut diambil mengingat keterlibatan ketua PPP.
Tanggal dan waktu baru untuk upacara pengambilan sumpah akan diumumkan kemudian, tambah pernyataan itu.
Berbicara tentang tantangan ke depan, CM terpilih Hussain mengatakan kepada Dawn pada hari Minggu bahwa wilayah tersebut menghadapi dampak buruk perubahan iklim di tengah krisis keuangan saat ini. Dia mengatakan pemerintah GB akan mencari dana tambahan dari pemerintah federal untuk mengatasi masalah ini.
Dia mengatakan pemerintah GB akan memastikan pemanfaatan dana publik secara efektif untuk kesejahteraan masyarakat setempat. Pemerintahannya akan menetapkan prioritasnya dan mulai bekerja setelah upacara pengambilan sumpah, tambahnya.
Menjawab pertanyaan, ketua menteri yang baru terpilih mengatakan penundaan pengesahan anggaran untuk tahun fiskal berjalan pada bulan Juni tidak akan menjadi masalah.
CM terpilih Hussain, yang juga merupakan presiden cabang PPP GB, mengatakan pemerintahannya akan ramah terhadap rakyat dan tidak akan meninggalkan kebutuhan bisnis yang terlewat demi kemajuan masyarakat Gilgit-Baltistan. Dia mengatakan PPP telah ikut serta dalam pemilu Inggris dengan tiga slogan: Hak untuk Memerintah, Hak atas Kepemilikan Tanah, dan Hak atas Pekerjaan. “Slogan-slogan ini melawan narasi partai-partai keagamaan dan nasionalis,” ujarnya.
Dia mengatakan PPP telah mengusulkan status provinsi sementara untuk GB sebagai tanggapan atas keputusan pemerintah Modi yang mencabut status khusus Kashmir yang dikuasai India pada tahun 2019. Memberikan status provinsi sementara kepada GB, katanya, akan menentang langkah India.
Menurutnya, memberikan status provinsi sementara kepada GB dan memberikan perwakilan kepada rakyatnya di Senat dan Majelis Nasional sampai pemungutan suara diadakan di Kashmir akan menjaga sikap Pakistan terhadap masalah Kashmir.
Dia ingat bahwa pidato ketua PPP baru-baru ini di Majelis Nasional tentang hak-hak rakyat Gilgit-Baltistan telah menyoroti aspek ini.
CM terpilih mengatakan pemerintah PTI telah menyabotase usulan Amandemen Konstitusi ke-26 pada tahun 2022, yang berupaya mendeklarasikan GB sebagai provinsi sementara di Pakistan. Dia mengatakan sudah saatnya bagi pemerintah federal untuk menanggapi tindakan pemerintah Modi di Kashmir yang dikuasai India, dan menambahkan bahwa mendeklarasikan GB sebagai provinsi sementara adalah tanggapan yang tepat.
Diterbitkan di Fajar, 29 Juni 2026
← Kembali