Pakistan mempertimbangkan pembelian minyak dan gas yang lebih murah dari Iran: menteri perminyakan
⚡ ⚡ Ringkasan Cepat
LAHORE: Menteri Perminyakan Ali Pervaiz Malik pada hari Minggu mengatakan bahwa Pakistan sedang “mempertimbangkan” membeli minyak dan gas Iran yang lebih murah.
LAHORE: Menteri Perminyakan Ali Pervaiz Malik pada hari Minggu mengatakan bahwa Pakistan sedang “mempertimbangkan” membeli minyak dan gas Iran yang lebih murah.
Pilihan untuk mendapatkan pasokan minyak mentah Iran kembali tersedia bagi Pakistan setelah pelonggaran sementara sanksi AS terhadap Teheran. Dengan memanfaatkan peluang ini, Pakistan dapat memperoleh minyak mentah dengan harga lebih murah dan mengolahnya secara lokal untuk menghasilkan produk minyak bumi yang bernilai lebih tinggi.
Mendapatkan minyak mentah dari Iran dapat menghasilkan penghematan biaya impor sebesar $170-340 juta bagi Pakistan, dengan asumsi Pakistan mengimpor 10-20 persen dari total kebutuhan minyak bumi dengan harga diskon, termasuk penghematan biaya pengangkutan.
Namun, meski pakar industri mengatakan kilang lokal secara teknis mampu memproses minyak mentah Iran, tantangan komersial dan operasional masih tetap ada, terutama karena tingginya hasil minyak tungku dan tidak adanya permintaan bahan bakar dalam negeri yang signifikan.
Dengan latar belakang ini, Malik mengatakan saat berbicara kepada media di Lahore bahwa Pakistan kini mempertimbangkan untuk mendapatkan minyak mentah yang lebih murah dari Iran.
Ia menambahkan bahwa pemerintah “aktif dalam menurunkan harga minyak”, dan mencatat bahwa kenaikan harga bensin dan solar telah menimbulkan kesulitan bagi seluruh negara.
Namun, fase sulit itu telah berlalu, tambahnya. “Saat-saat yang baik akan segera tiba,” katanya, seraya menyatakan bahwa pemerintah telah menurunkan harga bensin dan solar secara signifikan.
Pada tanggal 19 Juni, Perdana Menteri Shehbaz Sharif mengumumkan penurunan harga bensin sebesar Rs74 dan penurunan harga solar kecepatan tinggi sebesar Rs67 karena pemerintah berupaya untuk meneruskan manfaat dari penurunan harga minyak internasional.
Perkembangan ini terjadi ketika ketegangan di Timur Tengah mereda menyusul perjanjian perdamaian sementara AS-Iran dan pemulihan pengiriman energi di Selat Hormuz. Blokade Hormuz mengakibatkan kenaikan tajam harga minyak internasional, yang turun seiring meredanya ketegangan.
Malik berpendapat, penurunan harga lokal lebih besar dibandingkan penurunan harga minyak internasional.
← Kembali