Vonis akan dijatuhkan pada tanggal 17 untuk presiden perusahaan pengelola yang didakwa melakukan kelalaian profesional yang menyebabkan kematian dalam kecelakaan di mana sebuah kapal wisata tenggelam di lepas pantai Semenanjung Shiretoko Hokkaido, menewaskan 20 penumpang dan awak serta menyebabkan enam orang hilang. Keputusan pengadilan mengenai apakah kecelakaan itu dapat diprediksi akan menjadi hal yang menarik.