Dari tatap muka hingga ponsel: bagaimana tradisi memberkati hewan yang menolak dan memodernisasi interior RS bekerja
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisBagaimana tradisi pemberkatan hewan, perlawanan dan modernisasi di interior RS
Di pedalaman Rio Grande do Sul, tradisi memberkati hewan tetap hidup dan mengambil bentuk modern. Dengan doa dan ritual berdasarkan keyakinan, penduduk di Santo Antônio da Patrulha dan Soledade mencari kesembuhan bagi kuda dan sapi yang sakit.
Praktek yang sebelumnya memerlukan kehadiran fisik, kini bahkan mencakup pemesanan yang dilakukan melalui pesan telepon seluler. Tabib Ronaldo Diniz Pereira, warga Santo Antônio da Patrulha, menyatakan bahwa ia memperoleh hadiah itu sepuluh tahun lalu, secara kebetulan.
📲 Akses saluran g1 RS di WhatsApp
"Saya ke bukit mau lihat ternak. Saya sampai di sana, ada sapi 'homo'. Saya bilang 'ayo kita berkati sapi ini'. Saya berdoa, saya berkati, berhasil. Dan kini sejak itu semua orang minta ke saya, saya laksanakan," ungkapnya.
Bagi Ronaldo, rahasia ritualnya adalah rasa saling percaya.
“Setiap orang harus punya keyakinan, kalau tidak, tidak akan berhasil kan? Semua orang punya keyakinan pada sesuatu”, ujarnya.
Dengan pemanfaatan teknologi, Ronaldo mulai memberkati jarak. Dia menerima foto hewan dan pesanan melalui ponsel.
Pemasok sapi Rodeo, Lauri, adalah salah satu dari mereka yang mencari bantuan. Dalam pesan audio, dia meminta bantuan seekor sapi. Lauri menjamin keefektifan metode yang digunakan sang penyembuh.
“Dia mendapat anugerah dari Tuhan yang dia berkahi dan dalam beberapa hari dia sembuh. Harus beriman, orangnya harus percaya pada Tuhan,” ujarnya.
Produser pedesaan José Ricardo Lima juga melaporkan penyembuhan hewan dari jarak jauh.
"Ah, aku nggak bisa tangkap 'kuda betina', dua minggu sudah 'homo'. Temanku bilang 'berkat, aku jamin', jadi aku telepon orang itu dan dia bilang: 'kirim foto atau nama'. Aku kirim fotonya, dia bilang 'kamu tidak perlu melihatnya lagi'. Dua minggu aku ragu, minggu ketiga aku ke sana, di lapangan, aku datang dari jauh, kuda betina itu tidak punya apa-apa. Aku sudah punya keyakinan, aku tersisa dengan lebih banyak lagi", kenangnya.
Masih di Santo Antônio da Patrulha, penyembuh iman Arinda Rocha de Souza menggunakan daun dan pisau dalam ritualnya. Pisau melambangkan teriakan minta tolong yang memotong daun, seolah menghilangkan suatu penyakit.
“Leaf itu cara saya memberkatinya. Saya ambil dan ucapkan ‘nama bapak, anak dan Roh Kudus’”, jelasnya.
Bagi Arinda, membangkitkan orang-orang kudus memperpendek jalan menuju pemulihan hewan.
"Saya pikir Santo Expedito adalah pelindung saya. Saya harus mendapat perlindungan dari seorang suci, karena saya bukan apa-apa tanpa mereka. São Sebastião adalah seorang suci yang sangat pejuang, saya sangat percaya padanya. Dan jika saya memintanya, dia melindungi apa yang saya minta", kata tabib itu.
Penulis Elma Sant'ana, penulis buku tentang masalah ini, menjelaskan bahwa tradisi tersebut muncul untuk memperkuat ikatan di pedesaan.
“Jadi, penyembuh iman atau penyembuh, dalam hal ini ketika dia berdoa, dia tidak melihat ada hierarki kedudukan antara hewan dan manusia.
Di Soledade, penyembuh iman berusia 77 tahun, Jurema, pergi dari satu kios ke kios lainnya untuk menawarkan bantuan selama acara berlangsung. Roper José Pedrassani menoleh padanya setelah kecelakaan dengan kudanya.
Dalam ritual yang berlangsung sekitar satu menit itu, Jurema memanjatkan doanya.
“Semangat, saya dalam nama Yesus, hilangkan segala rasa iri, iri hati, 'mata jahat', mata besar yang mereka pasang pada Anda, dan Tuhan mengirimkannya, dan semoga Anda mencoba untuk meningkatkannya dengan baik, dan semoga sembuh", kata tabib, yang mengaku telah mempelajari praktik itu sendiri: "Saya mempelajarinya dari kuasa Tuhan".
Jurema mengenang sebuah kasus luar biasa di mana dia memberkati seekor kuda betina yang menderita sakit perut. Dia merinci hasil cepat dari situasi tersebut.
“Tidak butuh waktu 30 menit, anak itu sampai di sana dengan penuh kegembiraan seperti 'Mbak Jurema, kuda betina itu bangun, dia sedang merumput'”, kenang sang tabib.
Bagaimana tradisi pemberkatan hewan, perlawanan dan modernisasi di interior RS
Reproduksi/TV RBS
VIDEO: Segala sesuatu tentang RS
← Kembali