Grup F Piala Dunia dimulai dengan pertandingan sibuk di Dallas, Amerika Serikat. Minggu ini (14), Jepang dan Belanda bermain imbang 2-2, dengan keempat gol tercipta di babak terakhir pertandingan. Baik Clockwork Orange, julukan tim Belanda, maupun Blue Samurais, sebutan orang Jepang, masing-masing punya satu poin. Tim dari Swedia dan Tunisia, yang saling berhadapan hari Minggu ini, pukul 23.00 (waktu Brasília), di El Gigante de Acero, di Monterrey (Meksiko), menyelesaikan braket. Berita terkait: Jerman mengulangi kemenangan 7-1 atas Curacao, yang mencetak gol pertamanya di Piala Dunia. Australia dan Skotlandia menang pada hari ketiga Piala Dunia; Brasil hanya bermain imbang. Tim-tim yang menempati peringkat pertama atau kedua Grup F bisa masuk ke jalur Brasil. Untuk itu, tim hijau dan kuning juga harus melaju sebagai pemimpin atau runner-up di grupnya. Permainan Meski skornya kosong, babak pertama di Dallas berlangsung sibuk. Belanda lebih banyak menguasai bola (59%) dan membuat Zion Suzuki bekerja tiga kali. Peluang terbaik A Clockwork Orange terjadi dua menit kemudian, melalui striker Donyell Malen, yang memutari pengawalnya di dalam kotak penalti dan melakukan penyelamatan hebat oleh kiper Jepang tersebut. Dengan strategi yang jelas memanfaatkan serangan balik, tim Asia berusaha mempercepat pertukaran umpan saat menguasai bola. Tidak mengherankan, dia membuat lebih banyak kesalahan yang dipaksakan (sepuluh banding enam). Saat berhasil menjangkau area Belanda, tembakan bek kiri Keito Nakamura dan striker Ayase Ueda masuk ke gawang dari luar. Tim Eropa kembali lebih baik setelah jeda, akhirnya menghilangkan nol dari papan skor. Lima menit memasuki babak kedua, menyusul tendangan sudut yang berhasil dihalau sebagian pertahanan, gelandang Ryan Gravenberch mendominasi lini tengah dan mengangkat bola di area penalti untuk disundul oleh bek Virgil Van Dijk ke sudut kiri Suzuki. Di tengah tekanan dari Belanda yang ingin memperbesar keunggulan, Jepang berhasil lolos dari sisi kiri dan membiarkan segalanya tetap sama. Enam menit setelah gol Van Dijk, Nakamura bermain dengan gelandang Takefusa Kubo, memasuki kotak penalti dan melakukan tendangan sudut. Tendangannya masih terdefleksi bek Jan Paul Van Hecke dan tidak terjangkau kiper Bart Verbruggen. Namun, Clockwork Orange tidak butuh waktu lama untuk kembali memimpin di papan skor. Pada usia 18, dalam permainan yang dilakukan di tengah, Gravenberch menemukan Crysencio Summerville di sebelah kanan. Striker yang belum pernah dipanggil timnas sebelum Piala Dunia itu memasuki area penalti dan melepaskan umpan silang yang membentur sepak pojok kiper Jepang. Dengan dilakukannya pergantian pemain, Jepang mulai menguasai lapangan Belanda, meski sulit untuk diselesaikan. Striker Memphis Depay, asal Corinthians, menjadi salah satu yang masuk ke lapangan, pada menit ke-24, namun pemain nomor 10 tidak banyak membantu bahkan mendapat kartu kuning. Desakan para Samurai Biru akhirnya membuahkan hasil. Pada usia 43, setelah tendangan sudut dilakukan oleh gelandang Junya Itu, striker Koki Ogawa menang dari atas. Sundulannya dibelokkan dari Daichi Kamada dan masuk ke gawang, menentukan skor di Dallas. Gol tersebut diberikan kepada gelandang asal Jepang tersebut. Belanda yang tampak nyaman dengan keunggulan minimnya, dihancurkan dengan hasil imbang. Mereka mencoba bereaksi, tetapi tidak dapat berbuat apa-apa. Usai peluit akhir, selebrasi Jepang di lapangan bertolak belakang dengan rasa frustrasi jingga. Untuk babak kedua, Belanda dilanjutkan di Amerika Serikat menghadapi Swedia Sabtu depan (20), pukul 14.00, di Houston. Jepang akan berangkat ke Meksiko menghadapi Tunisia di Monterrey. Bola dimulai pada jam 1 pagi Minggu depan (21).