Direktur Pertanian dan Kehutanan Distrik Muğla Yatağan, Ayşe Didem Biber, diklaim menerapkan kebijakan intimidasi terhadap personel yang bekerja di direktorat tersebut. Oleh karena itu, Biber melakukan intervensi dalam segala hal mulai dari pakaian staf perempuan hingga kehidupan pribadi mereka, dan menggunakan direktorat seolah-olah itu adalah 'perusahaan keluarga'. Yusuf Kurt, Ketua Persatuan Tarım Orman-İş, mengatakan, "Apa yang terjadi di Yatağan bukanlah kesalahan manajemen tunggal atau hanya ambisi pribadi seorang manajer. Gambaran di depan kita adalah bukti pembusukan terorganisir yang mengabaikan keadilan negara, martabat pegawai negeri, dan hati nurani masyarakat."