Foto 1: Suzana Batista, donor darah / Foto 2: Donor darah di SJC Foto 1: Arsip pribadi / Foto 2: Pusat Darah São José dos Campos Apa yang awalnya merupakan isyarat untuk membantu seorang bos yang membutuhkan operasi jantung berubah menjadi rutinitas solidaritas yang berlangsung lebih dari tiga dekade. Sejak tahun 1992, pensiunan Suzana Batista, dari São José dos Campos (SP), telah melakukan 70 donor darah dan membantu menyelamatkan ratusan nyawa. Minggu (14) ini, saat Hari Donor Darah Sedunia diperingati, cerita tersebut memiliki makna khusus. Akan berusia 70 tahun, dia adalah salah satu pendonor darah terbesar di kota ini dan memberikan donasi terakhirnya pada bulan April, karena usia maksimal yang diperbolehkan untuk mendonor adalah 69 tahun. Donasi pertama dilakukan saat saya bekerja di São Paulo. Salah satu bos membutuhkan operasi jantung dan para karyawan bersatu untuk membantu. ✅ Klik di sini untuk mengikuti saluran g1 Vale do Paraíba dan wilayah di WhatsApp “Saya mulai mendonorkan darah untuk seorang bos yang sedang menjalani operasi jantung. Kemudian saya memutuskan untuk melanjutkan di sini di São José”, kenangnya. Apa yang seharusnya menjadi sumbangan tunggal menjadi sebuah komitmen. Selama bertahun-tahun, Suzana mulai menghadiri bank darah secara rutin, kembali setiap empat bulan. Satu-satunya jeda datang pada saat saya mencoba untuk hamil. Seiring waktu, dia menjalin hubungan dekat dengan tim pusat darah. Ketika butuh waktu lama untuk kembali, terutama pada saat persediaan rendah, saya sering menerima telepon yang mengingatkan saya akan pentingnya kontribusi saya. Bagi Suzana, berdonasi selalu menjadi tindakan sederhana, namun mampu memberikan dampak bagi banyak orang. "Saya pikir semua orang harus melakukan ini. Sangat menyenangkan mengetahui bahwa sedikit darah yang Anda ambil akan membantu empat atau lima pasien," katanya. Setelah 34 tahun berdonasi, pensiunan tersebut mengatakan hal tersulitnya adalah menerima bahwa waktunya telah tiba untuk berhenti. "Saya ingin melanjutkan, tapi saya tidak bisa. Jika saya bisa, saya akan melakukannya." Siapa yang boleh mendonorkan darahnya? Petunjuk mendonor darah Pusat Darah São José dos Campos Menurut Paulo Pontes, yang bertanggung jawab merekrut donor di Bank Darah São José dos Campos, mendonor darah adalah proses yang sederhana, namun memerlukan kehati-hatian. Orang yang berusia antara 16 dan 69 tahun dapat berdonasi. Namun, sumbangan pertama harus dilakukan sebelum usia 60 tahun. Anak di bawah umur harus didampingi oleh wali sah atau menunjukkan surat kuasa yang ditandatangani. Selain itu, perlu: Beratnya lebih dari 50 kilogram; Tunjukkan dokumen resmi dengan foto; Berada dalam kesehatan yang baik; Tidak sedang flu, pilek, atau proses infeksi apa pun. Paulo juga menyoroti bahwa tidak perlu berpuasa. Bagi yang berniat berdonasi di pagi hari bisa minum kopi, teh, jus, serta makan buah, roti, dan roti panggang. Bagi yang akan mendonor di sore hari sebaiknya menghindari makanan berlemak saat makan siang dan menunggu minimal dua jam sebelum mendonor. Sebuah isyarat yang menyelamatkan nyawa Menurut Paulo, satu donasi bisa bermanfaat bagi tiga orang. Hal ini terjadi karena setelah dikumpulkan, darah melalui proses pemisahan komponen-komponennya, yang dapat digunakan oleh pasien yang berbeda, tergantung kebutuhan masing-masing. “Dengan berdonasi, pendonor menyelamatkan tiga nyawa. Darah dipisahkan menjadi komponen-komponennya dan masing-masing akan digunakan oleh pasien sesuai kebutuhannya,” jelasnya. Ia juga menggarisbawahi bahwa donasi merupakan wujud solidaritas yang dapat membawa perubahan bagi masyarakat yang menjalani perawatan, korban kecelakaan, dan pasien yang membutuhkan transfusi. “Itu wujud rasa cinta terhadap sesama yang sangat mulia,” ujarnya. Bank Darah São José dos Campos buka dari Senin sampai Jumat, dari jam 7 pagi sampai 4 sore, di Rua Antônio Saes, 425, di Center. Jika Anda memiliki pertanyaan tentang kemampuan Anda berdonasi, pihak yang berkepentingan dapat menghubungi kami melalui telepon (12) 3519-3766 atau WhatsApp (12) 98360-0011. Lihat berita lainnya dari Vale do Paraíba dan wilayah Bragantina