Pria ditangkap karena membunuh tetangga setelah berebut air di Guarujá, SP Francisco de Assis Lopes dos Santos, 65 tahun, ditangkap setelah Polisi Sipil menerima laporan bahwa dia sedang mengemasi tasnya untuk meninggalkan negara bagian tersebut. Pria tersebut dituduh membunuh tetangganya Sabrina da Silva, 42, dengan tembakan di kepala saat terjadi perebutan air di Guarujá, di pantai São Paulo. Kejahatan itu terjadi pada 27 April, di lokasi dekat Avenida Vereador Lydio Martins Corrêa. Berdasarkan penyelidikan, Sabrina memiliki properti di sebelah milik tersangka dan keduanya terlibat konflik terkait pasokan air. Usai kejahatan tersebut, Francisco melarikan diri dari lokasi kejadian dengan mengendarai sepeda motor dan dianggap sebagai buronan. ✅ Klik di sini untuk mengikuti saluran g1 Santos baru di WhatsApp. Tersangka ditemukan pada Sabtu (13) dini hari, di sebuah kediaman di lingkungan Jardim dos Prados, di Peruíbe (SP). Ada surat perintah penangkapan sementara yang dikeluarkan terhadapnya oleh Pengadilan Kriminal Pertama Guarujá sebagai bagian dari penyelidikan pembunuhan Sabrina. Menurut Sekretariat Keamanan Umum São Paulo (SSP-SP), polisi sipil menerima informasi bahwa Francisco bermaksud melarikan diri. Berdasarkan pengaduan tersebut, agen dapat menemukannya dan mematuhi perintah pengadilan. Menurut Polisi Sipil, pria tersebut telah bersembunyi sejak kejahatan tersebut terjadi dan berusaha mempersulitnya untuk menemukan lokasi dirinya. Investigasi tersebut mencakup pengumpulan informasi, uji tuntas, dan pemantauan. Francisco de Assis Lopes dos Santos, 65, dituduh membunuh tetangganya Sabrina da Silva, 42, dengan tembakan di kepala di Guarujá, SP Reproduksi Pada saat pendekatan, polisi menemukan bahwa Francisco menggunakan identitas saudaranya sendiri agar tidak diidentifikasi. Tiga ponsel dan uang tunai R$3.400 juga disita darinya. Dalam keterangannya, orang yang diperiksa mengaku melepaskan tembakan yang mengenai Sabrina. Namun, menurut pihak korporasi, ia mengaku tidak berniat memukul korban, melainkan suaminya. Francisco ditemukan bersembunyi di Peruíbe (SP). Reproduksi/Polisi Sipil Ingat kasusnya Berdasarkan laporan polisi, seorang saksi yang mengaku kepada polisi mendengar suami korban dan tersangka bertengkar karena rumah Sabrina tidak ada air. Menurut dia, pria tersebut sempat menutup selang yang mengalirkan air ke kediaman korban sehingga hanya properti yang ditempati salah satu penyewanya yang mendapat air. Saksi menyoroti bahwa ia mengeluarkan Sabrina dari pertengkaran tersebut, namun Sabrina kembali sendirian untuk memberikan selang tersebut kepada suaminya, yang akan mencoba memperbaikinya. Beberapa menit kemudian, dia mendengar korban berteriak: "Demi Tuhan, jangan lakukan itu", disusul tiga kali tembakan. Saat diperiksa kejadiannya, saksi menemukan temannya tergeletak di lantai. Berdasarkan laporan, tersangka dan suaminya kemudian melarikan diri. Pada saat itu, Balai Kota Guarujá melaporkan bahwa Layanan Perawatan Darurat Keliling (Samu) dipanggil untuk menanggapi insiden tersebut. Tim memberikan pertolongan pertama dan membawa Sabrina ke Rumah Sakit Santo Amaro (HSA), namun ia meninggal karena luka-lukanya dan meninggal. VIDEO: g1 dalam 1 Menit Santos