Sukses untuk band Estakazero, 'Lua Minha' ditulis di hari hujan dan merupakan penghormatan kepada penarinya
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisKesuksesan band Estakazero, 'Lua Minha' ditulis untuk menghormati penarinya
Pada pandangan pertama, lagu "Lua Minha", oleh band Estakazero, tampak seperti sebuah penghormatan kepada Bulan "yang menerangi malam-malam di pantai" - dan, dalam satu hal, memang demikian. Namun lagu itu dibuat bukan untuk satelit alam, melainkan untuk seorang penari bernama Luane.
🎤 LAGUNYA DASAR DARI MANA? Dalam rangkaian laporan ini, g1 mewawancarai artis yang menggerakkan kancah São João di Bahia dan memberikan fakta menarik tentang kisah para penyanyi dan komposisi mereka.
Film dengan Regina Casé berkontribusi pada kesuksesan komposer akordeon timur laut 'Esperando na Janela'
Temui penyanyi Bahian forró yang kariernya melejit setelah sebuah trailer terbalik dan CD-CDnya dijarah
Leo Estakazero, pendiri band dan kini bersolo karir, mengatakan bahwa lagu tersebut muncul di saat hujan di awal tahun 2000-an, ketika musisi dan komposer dari Minas Gerais, Kuque Malino, melakukan perjalanan dari Belo Horizonte ke Salvador.
Leo Estakazero
r5produser
Kuque sudah dikenal sebagai komposer di dunia forró dan memiliki band bernama Forró Malino di Minas Gerais.
“Saya tiba di terminal bus Salvador sekitar jam 5 sore dan hujan deras. Tiba-tiba, seorang gadis mulai menelepon saya dan saya menyadari bahwa dialah yang datang untuk menyambut saya,” kata Kuque.
📲 Klik di sini dan bergabunglah dengan grup WhatsApp g1 Bahia
Gadis yang dimaksud adalah Luane, seorang penari yang bekerja di Estakazero dan band forró lainnya di ibu kota Bahia. Syair pertama dari lagu tersebut menceritakan kedatangan penambang di terminal bus di ibu kota Bahia:
"Aku sudah sampai, hujan turun
Aku tidak tahu ada seseorang yang menunggu
Saya melihat, tersenyum
Senyuman manis yang membuatmu jatuh cinta."
Kuque Malino dalam pertunjukan dengan band forró
Arsip Pribadi
Menurut Kuque, hanya bait pertama lagu tersebut yang sesuai dengan kenyataan. Meskipun Luane cantik dan ramah, keduanya tidak jatuh cinta — tidak seperti lirik lagunya.
"Sepertinya ada gairah, tapi itu adalah cinta yang diciptakan. Gairah yang diciptakan lebih menarik minat saya."
Kuque menggubah sekitar 12 lagu untuk Estakazero, namun "Lua Minha", menurutnya, lah yang memperoleh royalti terbanyak.
Bagi Leo Estakazero, ini menjadi salah satu lagu paling spesial dalam sejarah band.
"Saya menganggapnya sebagai salah satu lagu terpenting, salah satu favorit saya dan banyak diminta di acara-acara", kata sang vokalis.
Kembali ke titik awal
Estakazero mempunyai hits seperti "Lua Minha", "Encosta N'Eu" dan "Sapatilha 37".
Pengungkapan
Nama band ini juga memiliki sejarah yang menarik. Pada tahun 1990-an, Leo bekerja sebagai office boy di sebuah bank dan belajar Akuntansi di perguruan tinggi. Bersama teman dan keluarganya, ia mendirikan Colher de Pau, sebuah band forró yang menaklukkan kancah universitas di Salvador.
“Itu adalah proyek yang sederhana, bukan investasi profesional, kami bermain untuk bersenang-senang”, kenangnya.
Meskipun band ini tidak dibentuk untuk mengejar karir artistik, musiknya memenangkan hati para Bahian, yang ingin memprofesionalkan proyek tersebut.
Karena anggota grup lainnya tidak memiliki niat yang sama, Leo memutuskan untuk mendirikan band baru. Setelah mengetahui bahwa dia akan memulai proyek baru, teman-temannya bertanya: "tetapi apakah kamu akan kembali ke titik awal?"
“Waktu mereka bilang begitu, saya teringat tanah pertanian ayah saya di pedalaman, namanya Estakazero. Saya yakin itu pertanda, itulah nama bandnya”, ujarnya.
Dalam 20 tahun karirnya Estakazero mencetak beberapa hits seperti Encosta N'Eu dan Sapatilha 37
Pengungkapan
Dengan pengaruh kuat dari gaya pé-de-serra dan xote, kesuksesan Estakazero sedemikian rupa sehingga menjadi nama belakang artis, yang karir solonya diberi nama Leo Estakazero. Pada tahun 2026, ia akan merayakan 30 tahun perjalanannya.
Selain "Lua Minha", hitsnya antara lain "Encosta N'Eu" dan "Sapatilha 37", lagu-lagu yang dirilis pada tahun 2000-an dan masih sukses hingga saat ini, termasuk di kalangan generasi baru. “Lagu-lagu kami masih kekinian, orang-orang terus memintanya di acara-acara, orang tua memutarnya di rumah dan begitulah generasi baru mengenalnya”, selebrasi sang artis.
BACA JUGA
'We Are The World Of Carnival' adalah jingle kampanye iklan untuk membantu Pekerjaan Sosial Sister Dulce
'Selva Branca' adalah pernyataan cinta kepada seorang pacar dan ada sebuah ayat yang diucapkan semua orang salah
Hit dari É O Tchan merupakan gabungan dua lagu dan memiliki peringatan tentang kehamilan remaja
Lihat lebih banyak berita negara bagian di g1 Bahia.
Tonton video dari g1 dan TV Bahia 💻
← Kembali