Kejahatan ditangani oleh Polisi Militer di Boa Vista. PMRR/Pengungkapan/Arsip Seorang pria berusia 30 tahun ditangkap Sabtu ini (13), di Boa Vista, diduga mengancam ayahnya sendiri dengan parang dan melakukan penganiayaan terhadap anak-anaknya, berusia 11, 9, 6 dan 5 tahun. Kasus tersebut terjadi di lingkungan Aeroporto, sebelah barat ibu kota. Menurut Polisi Militer, penangkapan terjadi sekitar pukul 6 pagi. Di lokasi kejadian, kakek anak tersebut, berusia 57 tahun, melaporkan bahwa dia mendengar teriakan di apartemen putranya dan, ketika mencoba memahami apa yang terjadi, dia diancam dengan parang. ✅ Klik di sini untuk mengikuti saluran g1 RR di WhatsApp Anak-anak tersebut mengatakan kepada polisi bahwa ayah mereka menghabiskan malam jauh dari rumah dan kembali di pagi hari dalam keadaan "terlihat mabuk". Menurut mereka, sesampainya di apartemen, ia membangunkan keempat anaknya agar bisa melakukan pekerjaan rumah tangga. Ketika anak laki-laki berusia 6 tahun itu menolak untuk bangun, pria tersebut mengambil sandal dan berkata dia akan memukulnya. Anak itu lari, saat sang kakek berusaha melerai. Saat itu, menurut laporan, pria tersebut mengambil parang dan mencoba menyerang ayahnya. Sekarang di g1 Kakek bercerita kepada polisi bahwa kejadian serupa sering terjadi dan tersangka biasanya melarikan diri dan bersembunyi di hutan dekat lokasi ketika dia melihat kedatangan Polisi Militer. Dia melarikan diri pada Sabtu ini, namun kembali ke lokasi kejadian saat polisi masih merespons kejadian tersebut. Menurut PM, tersangka menolak pendekatan tersebut dan mencoba melarikan diri bahkan setelah diborgol, namun berhasil ditahan. Dia, anak-anak dan kakek mereka dibawa ke kantor polisi. Kasus ini didaftarkan atas kejahatan pengancaman dan penganiayaan. BACA JUGA: Empat anak ditemukan sendirian pada dini hari di Alto Alegre Ibu ditangkap karena menyerang dan menyeret putranya yang berusia 2 tahun ke lantai di dalam sebuah forum di Boa Vista Ibu ditangkap karena pelecehan setelah anak-anak melaporkan makan pasta mentah, penyerangan dan penggunaan narkoba di rumah Baca berita negara bagian lainnya di g1 Roraima.