Wanita yang disandera rekannya melaporkan penyiksaan di pantai SP
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisWanita disiksa saat disandera oleh pasangannya di Mongaguá, SP
Wanita berusia 53 tahun yang disandera oleh pasangannya yang berusia 45 tahun di Mongaguá, di pantai São Paulo, dilaporkan telah disiksa pada dini hari sebelum diselamatkan oleh Polisi Militer. Dalam kesaksiannya, dia menyatakan bahwa pria tersebut menyerangnya dengan tamparan dan pukulan, selain memukulnya dengan pisau. Dia ditangkap dalam aksi tersebut, tetapi identitasnya tidak diungkapkan oleh pihak berwenang.
Kasus tersebut terjadi di sebuah rumah di Avenida Agenor de Campos, di lingkungan Jardim Columbia. Menurut Polisi Militer, salah satu agen harus memasuki kediaman melalui atap dan jendela untuk menyelamatkan korban, sementara pria tersebut menodongkan pisau ke lehernya selama negosiasi.
✅ Klik di sini untuk mengikuti saluran g1 Santos baru di WhatsApp.
Menurut laporan polisi, penyiksaan dimulai sekitar jam 2 pagi, ketika tersangka mulai menunjukkan perilaku agresif setelah keduanya mengonsumsi minuman beralkohol dan kokain.
Berdasarkan catatan polisi, pada pagi hari korban mencoba melarikan diri melalui jendela rumah, namun dihentikan oleh tersangka yang kemudian menarik pakaian korban dan menariknya kembali ke dalam rumah. Karena teriakan tersebut, tetangga memanggil Polisi Militer.
Dalam pernyataannya, korban menambahkan bahwa pria tersebut mengulangi bahwa dia tidak akan melepaskannya dan akan membunuhnya sebelum bunuh diri.
Wanita disiksa saat disandera oleh pasangannya di Mongaguá, SP.
Reproduksi/Polisi Militer
Penyelamatan dan penangkapan
Melihat kedatangan polisi, tersangka langsung berteriak akan membunuh rekannya jika tim mencoba masuk ke dalam kediaman. Mengingat keseriusan situasi, para agen memulai negosiasi dan membentuk Kelompok Aksi Taktis Khusus (Gerbang).
Saat negosiasi sedang berlangsung melalui jendela dapur, seorang petugas polisi militer naik ke atap, mengakses properti dari samping dan memasuki kamar tidur. Menurut pihak korporasi, agen tersebut menggunakan senjata bius yang memungkinkan penyerang melumpuhkan dan segera melepaskan korban.
Setelah aliran listrik keluar, pria tersebut menjatuhkan pisaunya, jatuh ke tanah dan kepalanya terbentur. Ia dan korban yang mengalami luka sayatan dan tusukan kecil di kepala, wajah, leher, tangan dan dada, dibawa ke IGD Vera Cruz.
Sekretariat Keamanan Publik São Paulo (SSP-SP) melaporkan, dalam sebuah catatan, bahwa tersangka dibawa ke Kantor Polisi Pertahanan Wanita (DDM) setelah menerima perawatan medis. Kasus ini didaftarkan sebagai percobaan pembunuhan terhadap perempuan, dan tetap berada di tangan Pengadilan.
VIDEO: g1 dalam 1 Menit Santos
← Kembali