Restoran yang mengacu pada Umbanda menjadi sasaran vandalisme dan intoleransi beragama di Belém
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisRestoran yang mengacu pada Umbanda menjadi sasaran vandalisme di Belem
Sebuah episode dugaan intoleransi beragama menjadi kasus polisi di Belem. Sebuah restoran dengan nama dan gambar yang terkait dengan Umbanda dilaporkan menjadi sasaran prasangka dan tindakan vandalisme di lingkungan Reduto.
Berdasarkan laporan terkait kasus tersebut, benda-benda dan simbol agama yang ada di tempat tersebut rusak. Peristiwa ini menimbulkan dampak buruk di kalangan entitas yang berupaya membela kebebasan beragama di Pará.
Dalam sebuah pernyataan, Komisi Hukum dan Pembelaan Kebebasan Beragama dari Asosiasi Pengacara Brasil di Pará (OAB-PA) menyatakan solidaritasnya terhadap restoran tersebut dan mengklasifikasikan fakta yang dilaporkan sebagai fakta serius. Komisi tersebut mengutip laporan mengenai perusakan, vandalisme dan pelanggaran terhadap simbol-simbol agama.
Entitas tersebut juga menyatakan bahwa mereka dengan tegas menolak segala manifestasi intoleransi beragama dan menekankan bahwa kebebasan berkeyakinan adalah hak yang dijamin oleh Konstitusi Federal.
Kasus ini mulai diawasi oleh komisi, yang membela penyelidikan atas fakta dan akuntabilitas mereka yang terlibat, jika tuduhan tersebut dikonfirmasi oleh pihak berwenang.
Laporan tersebut belum dapat menghubungi Dewan Regional Pialang Real Estat Pará (Creci-PA) untuk mengomentari tindakan yang dikaitkan dengan pialang yang disebutkan dalam kasus tersebut. Ruang tetap terbuka untuk demonstrasi.
VIDEO: lihat semua berita dari Pará
← Kembali