Kebakaran hotel di Delhi, kata pemiliknya - orang lain biasa menangani pekerjaan ini: 22 orang tewas; CA yang terjebak bersama keluarganya sempat berkata di telepon - mungkin tidak akan mampu bertahan
📖 Sumber artikel — 🇮🇳 HindiBanyak kelalaian serius terungkap dalam penyelidikan insiden kebakaran besar di Flourish Stay Hotel 5 lantai yang terletak di Malviya Nagar, Delhi. Polisi menangkap salah satu pemilik hotel, Lavkesh Bajaj, pada Rabu malam. Dia mengatakan kepada polisi bahwa pengerjaan hotel tersebut ditangani orang lain. Menurut sumber, Bajaj mengaku dirinya tidak melakukan pengawasan terhadap hotel tersebut. Dia telah memberikan pekerjaan manajemen hotel, penagihan, dan akuntan kepada orang lain. Ia juga mengatakan, perluasan kamar dan perubahan lain di hotel juga telah disarankan oleh orang lain. Bajaj mengklaim bahwa orang yang memberi nasihat telah memberitahunya – semua perubahan di hotel ini normal dan semuanya baik-baik saja di Delhi. Bajaj juga mengakui bahwa hotel tersebut tidak memiliki NOC kebakaran. Polisi kini memeriksa izin pembangunan, sambungan listrik, dan catatan lainnya. Sebanyak 22 orang tewas dalam kecelakaan ini, 11 orang WNA dan 11 orang warga negara India. Banyak yang terluka. Seluruh keluarga Vivek Aggarwal, seorang akuntan dari Gurugram, terbakar menjadi abu dalam api. Vivek telah memberi tahu seorang kerabatnya melalui telepon di tengah kebakaran – Saudaraku, mungkin kita tidak akan bisa selamat. Jendela tertutup, satu pintu keluar, tidak ada peluang untuk melarikan diri. Investigasi awal mengungkapkan bahwa hotel ini disetujui untuk 6 kamar di bawah skema 'Bed and Breakfast', tetapi membangun lebih dari 25 kamar di 5 lantai. Hanya ada satu cara untuk mencapai hotel. Sebagian besar jendela hotel ditutup atau disegel. Menurut Dinas Pemadam Kebakaran Delhi, api bermula dari barang-barang yang disimpan di dekat tangga lantai dasar dan dalam beberapa menit asap menyebar ke seluruh gedung. Hal ini membuat sangat sulit bagi orang untuk keluar. Tabung LPG juga ditemukan di hotel selama operasi penyelamatan. Mendengar teriakan itu, ada yang membentangkan kasur, ada yang memecahkan jendela. Saksi mata mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 08.30 pagi. Gerbang utama berbasis sensor ditutup. Namun penyelidikannya masih berlangsung. Sebelum pemadam kebakaran tiba, masyarakat setempat sudah mulai melakukan penyelamatan. Arman, yang menjalankan toko selimut-kasur di depan hotel, telah mengeluarkan semua kasur dan selimut baru dari toko dan menyebarkannya di jalan. Arman mengatakan, banyak orang yang terjatuh di kasur tersebut dari lantai atas hotel sehingga turut menyelamatkan nyawa mereka. Banyak orang memecahkan kaca tersebut, sehingga orang-orang yang terperangkap di dalamnya keluar. Pemuda setempat Afzal, Shahrukh, Anees, Aamir dan Wasim juga memberikan CPR kepada sedikitnya 10 orang.
← Kembali