'Surat-surat yang diinginkan': Anak laki-laki mabuk membunuh ayahnya karena sengketa properti senilai Rs 150cr di Ghaziabad
⚡ ⚡ Ringkasan Cepat
Seorang pria berusia 32 tahun diduga menembak mati ayahnya setelah pertengkaran sengit. Perselisihan bermula ketika sang ayah mengonfrontasi putranya karena pulang ke rumah dalam keadaan mabuk.
Seorang pria berusia 32 tahun diduga menembak mati ayahnya setelah pertengkaran sengit. Perselisihan bermula ketika sang ayah mengonfrontasi putranya karena pulang ke rumah dalam keadaan mabuk. Sengketa tanah juga terjadi antara ayah dan anak sulungnya. Putranya kemudian menembakkan beberapa peluru ke arah ayahnya, membunuhnya seketika. Polisi telah mendaftarkan kasus pembunuhan dan sedang mencari tersangka.
← Kembali