ISLAMABAD: Gerakan Muttahida Qaumi Pakistan (MQM-P) pada hari Selasa mencari perwakilan di Komite Parlemen untuk Kashmir, dengan menyatakan bahwa penyertaan semua partai politik dalam panel tersebut sangat penting untuk menyoroti masalah ini secara efektif. Komite Parlemen untuk Kashmir adalah badan parlemen yang didedikasikan untuk mengangkat masalah Kashmir di forum nasional dan internasional. Dalam pertemuan dengan Ketua Komite Parlemen Kashmir Rana Muhammad Qasim Noon di Islamabad, pemimpin MQM-P Dr Farooq Sattar mengusulkan dimasukkannya semua partai politik ke dalam panel. Qasim mendukung usulan tersebut, dengan mengatakan bahwa “persatuan nasional dan konsensus politik yang lebih luas mengenai Kashmir merupakan kebutuhan mendesak saat ini”. Dr Sattar menambahkan bahwa solusi jangka panjang terhadap masalah Kashmir hanya mungkin dilakukan melalui cara-cara politik dan diplomatik. Qasim mengusulkan “Konferensi Nasional tentang Kashmir” untuk membangun konsensus politik yang lebih luas dan menyoroti masalah Kashmir secara lebih efektif di tingkat internasional. Dia juga memberikan penghormatan atas “pengorbanan yang tak tertandingi” dari rakyat Kashmir. “Pakistan selalu memberikan dukungan politik, diplomatik, dan moral kepada warga Kashmir di segala bidang,” katanya. Dia menggambarkan keberhasilan Pakistan melawan India di “Marka-i-Haq” sebagai pencapaian bersejarah dan kebanggaan bagi seluruh bangsa. Ketua Komite Kashmir mengatakan bahwa kepemimpinan Kashmir Hurriyat telah dipenjara di penjara-penjara India selama bertahun-tahun, sementara India secara ilegal mengeluarkan domisili palsu di Jammu dan Kashmir yang Diduduki Secara Ilegal oleh India untuk mengubah rasio demografis wilayah pendudukan. Dia menyebutnya sebagai “pelanggaran nyata” terhadap hukum internasional dan resolusi PBB. “Semua partai politik, anggota parlemen, pakar, intelektual, masyarakat sipil, pemuda dan kepemimpinan Kashmir harus berkumpul dalam konferensi ini untuk lebih memperkuat konsensus nasional mengenai Kashmir dan menyajikan sikap masyarakat Kashmir secara efektif di tingkat global,” katanya. Ketua juga memuji pelayanan publik MQM-Pakistan, khususnya di sektor pendidikan.