Ketika gelombang panas dan hujan lebat terus berlanjut di bulan Juli, keselamatan sekolah juga diwaspadai. Kantor Pendidikan Metropolitan Seoul melakukan segala upaya untuk mempersiapkan diri melalui sistem perkiraan kecelakaan keselamatan sekolah. Menurut Kantor Pendidikan Kota pada tanggal 14, Asosiasi Bantuan Bersama Keselamatan Sekolah Seoul baru-baru ini memberi tahu sekolah tentang aturan keselamatan 'Sistem Prakiraan Kecelakaan Keselamatan Sekolah' untuk gelombang panas dan hujan lebat. Selama tiga tahun terakhir, jumlah hari gelombang panas yang terkonsentrasi pada bulan Juli dan Agustus semakin meningkat, yaitu 12 hari pada tahun 2023, 16 hari pada tahun 2024, dan 18 hari pada tahun 2025, dan gelombang panas telah berlangsung selama lebih dari 11 hari selama tiga tahun berturut-turut. Asosiasi Mutual Aid menunjukkan bahwa risiko serangan panas tinggi selama aktivitas luar ruangan seperti kelas pendidikan jasmani, dan akumulasi panas di fasilitas sekolah dapat meningkatkan kelelahan fisik siswa. Secara khusus, ia menekankan bahwa gelombang panas, yang merupakan penyebab utama korban jiwa akibat bencana alam selama 10 tahun terakhir, meningkat pesat, dengan 85 korban jiwa pada tahun 2023 dan 108 korban jiwa pada tahun 2024, sehingga tindakan pencegahan di sekolah sangatlah penting. Asosiasi gotong royong memiliki empat aturan pencegahan untuk mencegah kecelakaan keselamatan selama gelombang panas: ▲ Menahan diri dari aktivitas di luar ruangan dan beristirahat di tempat teduh ▲ Sering-seringlah minum air meskipun tidak haus ▲ Segera tanggapi kelainan fisik seperti pusing