Pakistan dan Kroasia pada hari Kamis membahas kemungkinan dan potensi kolaborasi antara pelabuhan kedua negara, kata Kementerian Luar Negeri (FO). Perkembangan ini terjadi ketika Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Ishaq Dar bertemu dengan Menteri Luar Negeri dan Urusan Eropa Kroasia Gordan Grlić Radman, yang tiba di Islamabad sebelumnya dalam kunjungan satu hari. Menurut FO, kedua belah pihak “membahas cara-cara untuk memperkuat hubungan di bidang perdagangan, investasi, pertanian, mobilitas tenaga kerja, fasilitas visa, pendidikan, pertahanan, perubahan iklim, pariwisata, infrastruktur dan teknologi informasi. “Mereka juga bertukar pandangan mengenai berbagai aspek kerja sama Pakistan-UE serta isu-isu penting regional dan global,” katanya. “Menyadari bahwa konektivitas merupakan inti dari pembangunan berkelanjutan, stabilitas regional, dan integrasi ekonomi global, kedua pihak membahas kemungkinan dan potensi kolaborasi antara pelabuhan Pakistan dan Kroasia,” tambahnya. “Kedua belah pihak sepakat untuk mengadakan konsultasi politik bilateral pada tahun ini atau awal tahun 2027,” katanya, seraya menambahkan bahwa kunjungan tersebut menandai langkah penting dalam memperkuat hubungan kedua negara. ‘Pakistan berkomitmen untuk memperdalam hubungan dengan Kroasia’ Saat menyampaikan pidato di tingkat delegasi dalam pidatonya di televisi, Dar mengatakan bahwa Uni Eropa (UE) adalah salah satu mitra dagang utama Pakistan, dan menambahkan bahwa Kroasia adalah “anggota yang kuat” dalam serikat tersebut. “Kami berkomitmen untuk memperdalam keterlibatan Pakistan dengan Kroasia demi kemitraan bilateral yang berkelanjutan dan kerja sama yang lebih erat dalam kerangka UE,” katanya. Dia mengatakan diplomat utama UE, Kaja Kallas, baru-baru ini mengunjungi Pakistan. “Kami memiliki hubungan yang baik dengan kepemimpinan UE. Kami tetap berhubungan selama perang India-Pakistan,” katanya, merujuk pada konflik militer singkat yang terjadi tahun lalu. Dia mengatakan bahwa dia telah mengundang Radman dan Kallas untuk mengunjungi Pakistan pada saat yang sama, berterima kasih kepada mereka berdua karena telah menerima. Dalam sambutannya, Radman mengucapkan terima kasih kepada Dar atas undangannya dan menyatakan senang bisa melakukan kunjungan resmi pertamanya ke Pakistan. Dia mengatakan “pembicaraan tersebut memberikan kesempatan untuk meninjau hubungan bilateral dan mencari cara untuk memperluas kerja sama, khususnya di bidang perdagangan, ekonomi, dan bisnis”. Menggambarkan hubungan antara kedua negara sebagai “sangat baik”, Radman mengatakan “masih ada ruang untuk lebih memperkuat kerja sama”. Mengacu pada konflik di Timur Tengah dan Ukraina, ia menekankan pentingnya solidaritas internasional di tengah meningkatnya tantangan global, dan mengatakan “negara-negara harus menjunjung tinggi hukum internasional, menghormati prinsip-prinsip kemanusiaan dan bekerja sama untuk mengatasi krisis regional dan internasional”. Menteri Kroasia juga menyambut baik upaya diplomatik Pakistan untuk mendorong dialog dan deeskalasi di Timur Tengah, dan mengatakan bahwa inisiatif yang bertujuan untuk memajukan perdamaian dan stabilitas di kawasan itu penting. Dia juga mengucapkan selamat kepada Dar atas peran Pakistan dalam mendukung keterlibatan diplomatik dan menyatakan dukungannya terhadap upaya mendorong solusi damai terhadap konflik yang sedang berlangsung. PM menyerukan perluasan kerja sama bilateral Radman juga menemui Perdana Menteri Shehbaz Sharif selama kunjungannya, dan Perdana Menteri menyerukan perluasan kerja sama bilateral di bidang perdagangan, investasi, teknologi informasi, konektivitas, pertanian, pariwisata, dan tenaga kerja terampil. Menurut Kantor Perdana Menteri (PMO), Radman memuji peran Pakistan dalam mendorong perdamaian regional selama pertemuan tersebut. Dalam pertemuan tersebut, perdana menteri mengatakan Pakistan menikmati hubungan persahabatan dengan Kroasia, “ditandai dengan keramahan, saling menghormati dan kepentingan bersama,” kata pernyataan itu. “Dia menyatakan keinginan Pakistan untuk lebih memperkuat kerja sama bilateral, khususnya melalui peningkatan perdagangan dan investasi, teknologi informasi, konektivitas, pertanian, pariwisata dan tenaga kerja terampil,” tambahnya. Sambil menyampaikan salam hangat dan harapan baik kepada Presiden Zoran Milanovic dan Perdana Menteri Andrej Plenkovic, PM Shehbaz “menyampaikan undangan ramah kepada kedua pemimpin untuk melakukan kunjungan resmi ke Pakistan, sesuai keinginan mereka,” kata PMO. Menteri Kroasia berterima kasih kepada PM Shehbaz atas sambutan hangatnya dan mengatakan dia “merasa terhormat mengunjungi Islamabad” dan mengucapkan selamat kepada Pakistan dan kepemimpinannya “karena memainkan peran penting dalam upaya perdamaian regional”. Dia juga menyatakan keinginan pemerintahnya untuk meningkatkan hubungan Pakistan-Kroasia “di semua bidang yang menjadi kepentingan bersama,” tambah pernyataan itu.