Gelang dengan sensor dan permulaan awal: Bagaimana Spanyol terus bekerja saat cuaca panas melanda
⚡ ⚡ Ringkasan Cepat
Matahari pagi menyinari Antonio Reina saat dia merawat taman umum di Barcelona, tetapi dia yakin bahwa gelang sederhana akan melindunginya di musim panas. Perangkat tersebut berisi sensor yang mendeteksi suhu tubuh.
Matahari pagi menyinari Antonio Reina saat dia merawat taman umum di Barcelona, tetapi dia yakin bahwa gelang sederhana akan melindunginya di musim panas.
Perangkat tersebut berisi sensor yang mendeteksi suhu tubuh. Jika Reina menjadi sangat panas dan berisiko terkena sengatan panas yang mematikan, lampu merah dan suara akan membunyikan alarm.
"Ini adalah lapisan keamanan ekstra. Karena virus ini seharusnya meledak sebelum Anda mengalami gejala, virus ini memungkinkan Anda meninggalkan tempat kerja Anda, minum air, dan berlindung," kata Reina, 54 tahun, kepada AFP.
Gambar yang diambil pada 6 Juli 2026 di Barcelona memperlihatkan gelang tukang kebun yang berisi sensor pendeteksi suhu tubuh. — AFP
Gelang ini menjadi contoh bagaimana Spanyol, negara yang sudah lama akrab dengan suhu tinggi, mengadaptasi dunia kerja seiring dengan perubahan iklim yang menyebabkan cuaca panas ekstrem menjadi lebih intens, lebih sering, dan lebih lama.
Masalah ini menjadi semakin mendesak di Eropa setelah gelombang panas luar biasa yang terjadi pada bulan lalu menyebabkan rekor suhu anjlok, dikaitkan dengan ribuan kematian dan mengganggu kehidupan sehari-hari jutaan orang di benua di mana AC tidak tersebar luas.
Balai kota Barcelona tahun ini telah mendistribusikan 1.400 gelang pemantau panas kepada stafnya yang bekerja di luar ruangan.
Seorang tukang kebun bekerja dengan gelang berisi sensor yang mendeteksi suhu tubuh di Barcelona pada 6 Juli 2026. — AFP
Setelah Spanyol mencatat kematian akibat cuaca panas di kalangan pekerja tersebut dalam beberapa tahun terakhir, jam kerja musim panas mereka dimajukan dan dipersingkat.
Mereka juga mengikuti protokol yang mencakup jeda hidrasi, penggunaan topi, dan persyaratan untuk tidak bekerja sendirian.
'Tidak mungkin berhasil'
Di Madrid, di mana suhu melonjak hingga melebihi 38C selama gelombang panas, karyawan di perusahaan Eli de Sousa mulai memasang panel surya lebih awal, yaitu pada pukul 7 pagi.
“Kami harus berhenti pada jam 1 siang, apa pun yang terjadi, karena tidak mungkin untuk bekerja,” jelas pria Brasil berusia 41 tahun itu.
Serta memiliki kulkas kecil berisi air, jika panasnya terlalu menyengat “kami berhenti dan mencoba mengganti waktu di hari lain”, ujarnya.
Tukang kebun Josep Maria Taribo, 62, bekerja dengan gelang berisi sensor yang mendeteksi suhu tubuh di Barcelona pada 6 Juli 2026. — AFP
Juan Carlos Rodriguez, 56 tahun, yang memasang peralatan di atap sebuah perusahaan telekomunikasi, diwajibkan turun secara berkala untuk menenangkan diri dan minum air.
“Kami yang bekerja di ketinggian harus memiliki tali pengaman dan semua perlengkapannya,” kata Rodriguez sambil menyesap minuman ringan di bawah naungan mobil vannya.
“Jadi, tentu saja, saatnya tiba ketika Anda harus turun, menenangkan diri, dan melepas tali pengaman.”
Kipas pelembab terlihat saat gelombang panas terjadi saat wisatawan mengunjungi La Sagrada Familia di Barcelona pada 7 Juli 2026. — AFP
Undang-undang Spanyol pada tahun 1990an menetapkan bahwa suhu maksimum yang diizinkan di tempat kerja tertutup adalah 27 derajat Celsius. Namun mengingat banyaknya keluhan baru-baru ini mengenai ruang kelas yang menyesakkan, undang-undang tersebut belum tentu ditegakkan.
Denda Kementerian Tenaga Kerja terhadap perusahaan yang melakukan pelanggaran terkait panas meningkat dua kali lipat baru-baru ini, meningkat dari 706.419 euro pada tahun 2022 menjadi hampir 1,6 juta euro pada tahun lalu.
“Di abad ke-21, tidak seorang pun boleh jatuh sakit atau meninggal di tempat kerja mereka,” kata Menteri Tenaga Kerja sayap kiri Yolanda Diaz.
‘Bertahan’
Pada Juli 2022, seorang petugas kebersihan jalan berusia 60 tahun di Madrid meninggal karena sengatan panas, sebuah episode yang “menyemangati populasi, masyarakat, dan pemerintah”, kata Carmen Mancheno, koordinator kesehatan kerja di serikat pekerja CCOO.
Pemerintah sayap kiri mengesahkan undang-undang pada tahun 2023 yang mewajibkan pengusaha “untuk menyesuaikan hari kerja mereka untuk mencegah tugas di luar ruangan dilakukan pada jam-jam yang paling terpapar (panas)”, jelas Mancheno.
Pengusaha juga harus memiliki protokol untuk menyesuaikan kondisi kerja jika badan cuaca negara bagian mengeluarkan dua peringatan panas tertinggi.
Layanan kebersihan kota dan sektor konstruksi menerapkan peraturan ini secara luas, namun peraturan tersebut “sedikit” diikuti di wilayah lain, kata Mancheno. Tukang kebun Esther Jimenez, 47, bekerja dengan gelang berisi sensor yang mendeteksi suhu tubuh di Barcelona pada 6 Juli 2026. — AFP
Pemerintah memberlakukan “cuti iklim” setelah banjir mematikan tahun 2024 di wilayah timur Valencia, yang mengizinkan ketidakhadiran kerja selama peristiwa cuaca ekstrem.
Namun, undang-undang tersebut sulit diterapkan selama gelombang panas karena suhu tinggi tidak membuat Anda tidak bisa berangkat kerja, kata Mancheno.
Bagi Fernando Garcia, 64 tahun, yang selalu membuka kedai es krimnya di pusat kota Madrid, hanya ada satu solusi.
“Minumlah air, percikkan dirimu dengan air, dan keluarkan… tidak ada cara lain.”
Gambar header: Gambar yang diambil pada 6 Juli 2026 di Barcelona menunjukkan gelang tukang kebun berisi sensor yang mendeteksi suhu tubuh. — AFP
← Kembali