Kakao Bank “Satu dari tiga kasus penipuan teks adalah smishing, meniru transaksi keuangan.”
⚡ ⚡ Ringkasan Cepat
Kakao Bank mengumumkan pada tanggal 8 bahwa satu dari tiga kasus penipuan (smishing) menggunakan pesan teks terkait dengan transaksi keuangan.
Kakao Bank mengumumkan pada tanggal 8 bahwa satu dari tiga kasus penipuan (smishing) menggunakan pesan teks terkait dengan transaksi keuangan. Menurut Kakao Bank, berdasarkan analisis terhadap 10.024 teks yang diduga smishing yang diterima melalui layanan 'Konfirmasi Teks Smishing Kecerdasan Buatan (AI)' pada paruh pertama tahun ini, smishing yang menyamar sebagai informasi transaksi keuangan adalah yang paling umum, yakni sebesar 33% dari total. Statistik ini berasal dari bulan Januari hingga Juni tahun ini. Berdasarkan data yang diterima, tim AI Data Driven Kakao Bank menganalisis kata kunci utama dan mengklasifikasikannya berdasarkan jenisnya. Berdasarkan hasil analisis, jenis smishing yang paling banyak teridentifikasi adalah smishing terkait transaksi keuangan (33%). Diikuti oleh ▲otentikasi/verifikasi informasi pribadi (28%) ▲informasi institusi publik (13%) ▲kurir/pengiriman (11%) ▲kenalan/pesan ucapan selamat (5%) ▲lainnya (10%). Ada banyak kasus smishing terkait transaksi keuangan yang mendorong akses ke situs phishing atau pemasangan aplikasi berbahaya dengan mengklaim sebagai persetujuan pembayaran, deposit, pengembalian dana, atau verifikasi akun. Jenis otentikasi dan verifikasi informasi pribadi mengurangi kecemasan pengguna dengan dalih memeriksa keamanan akun atau memverifikasi informasi pribadi.
← Kembali