Mantan kandidat pemimpin partai terlibat dalam perselisihan “politik mereka sendiri”.
⚡ ⚡ Ringkasan Cepat
Pertarungan mengenai ‘politik mandiri’ terjadi antara kandidat partai yang mencalonkan diri untuk Konvensi Nasional 17 Agustus dari Partai Demokrat Korea.
Pertarungan mengenai ‘politik mandiri’ terjadi antara kandidat partai yang mencalonkan diri untuk Konvensi Nasional 17 Agustus dari Partai Demokrat Korea. Ketika mantan Perdana Menteri Kim Min-seok mengkritik mantan pemimpin Chung Cheong-rae dalam mendeklarasikan pencalonannya pada hari sebelumnya (tanggal 6), dengan mengatakan, “Selama setahun terakhir, dampak buruk dari politiknya sendiri telah mengacaukan kerja sama partai-pemerintah,” mantan Perdana Menteri Chung menjawab pada tanggal 7, dengan mengatakan, “Perdana Menteri menimbulkan kehebohan dengan membuat pernyataan 'pemimpin partai yang romantis' yang tidak sesuai dengan 'TPO (waktu, tempat, situasi)', yang merupakan contoh representatif dari politik mandiri.” Pada hari ini, mantan pemimpin Jeong berkata di Facebook, “Dia sebenarnya menjalankan politiknya sendiri,” dan mengabaikan pernyataan mantan Perdana Menteri Kim tentang “impian romantisnya untuk menjadi pemimpin partai”. Ketika mantan Perdana Menteri Kim ditanya tentang kemungkinan mencalonkan diri sebagai anggota Konvensi Nasional pada bulan Februari ini, dia menjelaskan politiknya dengan mengatakan, “(Pemimpin Partai) adalah orang yang tumbuh di Partai Demokrat dan itu adalah impian seorang politisi.” Sebagai tanggapan, mantan Perdana Menteri Kim bertemu dengan wartawan dan berkata, “Sudah waktunya untuk berdiskusi dan bagi anggota partai untuk mengevaluasi dampak berbahaya dari politiknya yang benar-benar menimbulkan kesulitan bagi partai kita.” Mantan Perdana Menteri Kim 12·
← Kembali