PM Shehbaz, CDF Munir tiba di Teheran untuk menghadiri pemakaman pemimpin tertinggi Iran Khamenei yang terbunuh
⚡ ⚡ Ringkasan Cepat
Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Panglima Angkatan Pertahanan dan Kepala Staf Angkatan Darat Marsekal Asim Munir tiba di Teheran pada hari Jumat untuk menghadiri pemakaman pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang dibunuh dalam serangan AS-Israel pada tanggal 28 Februari, menurut laporan stasiun televisi pemerintah PTV.
Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Panglima Angkatan Pertahanan dan Kepala Staf Angkatan Darat Marsekal Asim Munir tiba di Teheran pada hari Jumat untuk menghadiri pemakaman pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang dibunuh dalam serangan AS-Israel pada tanggal 28 Februari, menurut laporan stasiun televisi pemerintah PTV.
CDF Munir diterima oleh pejabat Iran dan Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi, yang sudah hadir di Teheran, menurut postingan X oleh PTV News.
Setelah kedatangan Shehbaz, sebuah postingan di akun X Kantor PM mengatakan dia diterima oleh menteri dalam negeri Iran, duta besar Pakistan untuk Teheran dan pejabat diplomatik senior dari Pakistan dan Iran di Bandara Mehrabad.
Postingan tersebut mengatakan bahwa perdana menteri sedang melakukan kunjungan satu hari ke Iran, di mana ia akan berpartisipasi dalam upacara pemakaman Khamenei. “Perdana menteri akan menyampaikan belasungkawa yang tulus atas nama rakyat dan pemerintah Pakistan kepada para pemimpin Iran dan keluarga yang berduka, dan menegaskan kembali solidaritas penuh Pakistan dengan bangsa persaudaraan Iran di saat-saat duka ini,” tambahnya.
Perwakilan dari sekitar 30 negara diperkirakan akan menghadiri pemakaman tersebut, dan orang-orang berdatangan dari negara tetangga Irak dan Afghanistan.
The body of Iran’s supreme leader arrived at Tehran’s Grand Mosalla on Friday ahead of his funeral, state media reported. As the body lay in state in a vast hall, clerics, officials, foreign dignitaries and other mourners paid their respects.
Foto-foto menunjukkan para pelayat membawa peti mati Khamenei, yang dihiasi bendera tiga warna Iran, ke Grand Mosalla, salah satu tempat upacara paling penting di republik Islam itu.
Yang lain menunjukkan kerumunan orang pada upacara pra-pemakaman berpakaian hitam, saat peti mati diletakkan dengan latar belakang bunga merah dan kupu-kupu putih yang tergantung di udara.
Ahmad Vahidi, kepala Garda Revolusi, sayap ideologis militer, muncul pertama kali sejak dimulainya perang pada bulan Februari, memberikan penghormatan di peti mati, menurut rekaman media Iran.
Dia akan disemayamkan selama tiga hari di Grand Mosalla yang megah, yang dibalut spanduk yang menampilkan gambar dan kutipan Khamenei.
Jutaan orang dan sejumlah pejabat asing diperkirakan akan menghadiri upacara resmi Khamenei pada hari Sabtu.
Jenazah kerabatnya yang terbunuh juga akan hadir.
Peringatan multi-kota
Upacara pemakaman pemimpin tertinggi akan melewati serangkaian lokasi – dari pusat kekuasaan di Teheran hingga kota suci Qom, Karbala, Najaf dan akhirnya Masyhad – yang mencerminkan pilar agama, politik dan ideologi republik Islam.
Pemakamannya, yang awalnya tertunda karena puncak perang Timur Tengah, dilakukan ketika Iran dan AS menegakkan gencatan senjata yang rapuh setelah menandatangani Nota Kesepahaman Islamabad untuk menghentikan konflik.
AS dan Israel memulai perang melawan Iran dengan serangan awal yang membunuh pemimpin tertinggi dan anggota keluarganya – putri, cucu, menantu laki-laki, dan menantu perempuannya. Komandan senior militer Iran lainnya juga dibunuh dalam serangan tersebut, termasuk Ali Shamkhani, seorang penasihat pemimpin tertinggi Iran.
Pemakaman publiknya akan dimulai pada hari Sabtu, dengan jenazahnya disemayamkan di kompleks kolosal di pusat kota Teheran yang menjadi tempat salat Jumat, upacara resmi, dan pertemuan keagamaan.
Setelah upacara di Teheran, jenazah Khamenei akan dibawa ke kota suci Najaf dan Karbala di Irak sebelum dimakamkan pada 9 Juli di tempat suci Imam Reza di kota Masyhad, Iran timur laut, tempat kelahirannya.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan kehadiran masyarakat dalam jumlah besar pada pemakaman mendiang pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei akan menjadi respons yang “menentukan” terhadap terorisme, kekerasan dan intimidasi, sekaligus menunjukkan persatuan nasional, demikian laporan stasiun televisi negara Press TV. Siapa yang hadir dari Pakistan?
PM Shehbaz didampingi oleh Ketua Majelis Nasional Ayaz Sadiq, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Ishaq Dar, Menteri Penerangan Attaullah Tarar, Ketua PPP Bilawal Bhutto Zardari, Sekretaris Jenderal PPP Nayyer Bukhari, dan Ketua Menteri Sindh Murad Ali Shah dalam kunjungan ke Iran, kata Kantor Perdana Menteri (PMO) saat ia berangkat ke Teheran.
PMO mengatakan bahwa setelah menyelesaikan kunjungannya ke Iran, perdana menteri akan melanjutkan perjalanan ke Turkiye.
Ketua Senat Yousaf Raza Gilani juga tiba di Teheran bersama delegasi tingkat tinggi untuk menghadiri salat jenazah dan penguburan pada hari sebelumnya, lapor Televisi Pakistan (PTV) yang dikelola pemerintah. Para pejabat Iran menerima delegasi tersebut setibanya di Teheran.
← Kembali