Protes JAAC telah mereda, kata perdana menteri
⚡ ⚡ Ringkasan Cepat
ISLAMABAD: Perdana Menteri Shehbaz Sharif pada hari Kamis meninjau situasi hukum dan ketertiban di Azad Jammu dan Kashmir (AJK) dan menegaskan kembali komitmennya untuk memanfaatkan semua sumber daya yang tersedia untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Azad Kashmir dan Gilgit-Baltistan.
ISLAMABAD: Perdana Menteri Shehbaz Sharif pada hari Kamis meninjau situasi hukum dan ketertiban di Azad Jammu dan Kashmir (AJK) dan menegaskan kembali komitmennya untuk memanfaatkan semua sumber daya yang tersedia untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Azad Kashmir dan Gilgit-Baltistan.
Perdana menteri mengungkapkan pandangan ini dalam pertemuan dengan Menteri Federal Urusan Kashmir dan Gilgit-Baltistan Amir Muqam, yang mengunjunginya di Gedung PM.
Perdana Menteri diberitahu bahwa intensitas protes mematikan selama sebulan yang dilancarkan di AJK oleh Komite Aksi Gabungan Awami (JAAC) yang terlarang telah mereda, namun demonstrasi di Rawalakot dan sekitarnya masih dilakukan.
Para pengunjuk rasa masih melakukan aksi duduk di Rawalakot. Namun situasi di Muzaffarabad dan sekitarnya dilaporkan tenang.
Shehbaz meninjau situasi hukum dan ketertiban AJK dalam pertemuan dengan Amir Muqam
Menteri Urusan Publik Federal Rana Mubashir Iqbal, Menteri Negara Kekuasaan Abdul Rehman Kanju dan Asisten Khusus Perdana Menteri Talha Barki juga menghadiri pertemuan tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, mereka juga membahas situasi politik secara keseluruhan di Tanah Air.
Perdana Menteri mengarahkan pihak berwenang terkait untuk mempercepat agenda pelayanan publik dan memastikan bahwa penyelesaian permasalahan publik tetap menjadi prioritas utama pemerintah.
Sementara itu, mantan wakil ketua Majelis Nasional dan Sekretaris Jenderal PML-N Khyber Pakhtunkhwa Murtaza Javed Abbasi juga menyerukan hal tersebut kepada perdana menteri.
Menurut pernyataan Kantor PM, mereka bertukar pandangan mengenai situasi politik negara secara keseluruhan.
Menteri Federal Iqbal, Menteri Negara Kanju dan Asisten Khusus Barki juga menghadiri pertemuan tersebut.
Diterbitkan di Fajar, 3 Juli 2026
← Kembali