Jurnalis Wander Santos meninggal di Ipatinga Jurnalis dan pembawa acara radio Dilson Francisco Wander Santos meninggal dunia dalam usia 75 tahun pada Rabu sore (17), di Ipatinga. Pendiri Jornal Classivale, dia dirawat di rumah sakit sejak tanggal 5 April di Rumah Sakit Márcio Cunha, setelah menderita serangan jantung serius yang diikuti dengan serangan jantung dan pernafasan. Lahir di Viçosa, di Zona da Mata Minas Gerais, Wander Santos lahir pada tanggal 16 Agustus 1950 dan dikenal sebagai “Tininim” di kampung halamannya. Dalam sejarah olah raga, ia juga dikenal dengan julukan “Cabecinha Feita”. Selama lebih dari empat dekade dia tinggal di Vale do Aço, di mana dia mengkonsolidasikan karir yang ditandai dengan bekerja di radio, di media tertulis dan jurnalisme olahraga. 📲 Klik di sini untuk mengikuti saluran g1 Vales di WhatsApp Menurut istrinya, Dalizete Peixoto, selama dirawat di rumah sakit, jurnalis tersebut menghadapi komplikasi akibat lama dirawat di rumah sakit, termasuk infeksi paru-paru, yang membuat pemulihannya sulit. Lintasan dalam komunikasi Ketertarikannya pada komunikasi muncul ketika ia masih muda, ketika ia memulai karirnya di Rádio Montanhesa de Viçosa. Pada tahun 1980, dia pindah ke Vale do Aço atas undangan penyiar radio Edmar Moreira untuk bekerja di Rádio Educadora, di mana dia mulai memimpin program jurnalistik dan hiburan. Pada tahun 1985, bersama istrinya, Dalizete Peixoto, ia mendirikan Jornal Classivale, di mana ia bekerja sebagai editor, penulis, dan kolumnis olahraga selama beberapa dekade. Di surat kabar, dia menulis kolom tradisional di mana dia menganalisis Minas Gerais dan sepak bola nasional serta berkomentar di balik layar olahraga tersebut. Wander Santos mewawancarai pelatih Ipatinga saat itu, Ney Franco Reproduksi/Arsip Pribadi Sepanjang karirnya, dia juga bekerja untuk penyiaran penting di Minas Gerais, termasuk Rádio Itatiaia, Rádio Vanguarda dan Rádio Montanhesa. Dia juga sesekali tampil sebagai komentator tamu di MG Inter TV Edisi Pertama, saat ini Inter 1, di Inter TV dos Vales. Baru-baru ini, dia berpartisipasi dalam buletin olahraga Vox Radio. Selain bekerja di bidang komunikasi, Wander juga mengabdikan dirinya pada aksi komunitas. Ia ikut serta dalam Dewan Keamanan Umum (Consep) Ipatinga dan terlibat dalam kegiatan di Paroki Hati Kudus Yesus, di lingkungan Cariru. Dalam foto yang diunggah pada November 2025 di media sosial, Wander Santos merekam momennya sebagai pembaca misa di Paroki Hati Kudus Yesus, bersama istrinya Dalizete Peixoto. Reproduksi/Arsip Pribadi Wander Santos meninggalkan istrinya, Dalizete Peixoto, anak-anaknya Kliver, Klinter dan Klinger, serta keluarga, teman, dan kolega profesional. Upeti Kematian jurnalis tersebut menimbulkan dampak buruk di kalangan pihak berwenang dan profesional komunikasi di Vale do Aço. Di media sosial, Wali Kota Ipatinga, Gustavo Nunes, menyayangkan meninggalnya Wander Santos. Dalam sebuah publikasi, ia menyatakan bahwa ia menerima “dengan sedih berita meninggalnya jurnalis Wander Santos, salah satu nama besar dalam komunikasi di Vale do Aço” dan menyatakan solidaritasnya kepada istrinya, Dalizete Peixoto, keluarga, teman dan kolega profesionalnya, mendoakan kenyamanan dan ketenangan di momen perpisahan ini. Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga belum merilis informasi mengenai kebangkitan dan pemakaman Wander Santos. BACA JUGA: Kasus Ana Paula: Anggota Parlemen meminta penangkapan preventif terhadap mantan suaminya beberapa jam sebelum pembunuhan perempuan di Governador Valadares Hujan es melanda Manhuaçu dan kota-kota di Zona da Mata dan mempengaruhi perkebunan kopi Polisi Sipil mendakwa pria yang mengejar dan membunuh mantan rekannya di dalam bengkel di MG Video dari Timur dan Timur Laut Minas Gerais Lihat berita lain dari wilayah ini di g1 Vales de Minas Gerais.