Kekerasan terhadap perempuan: bagaimana cara meminta bantuan Seorang pria ditangkap pada Selasa malam (16) setelah melakukan perjalanan lebih dari 350 kilometer dari Naviraí ke Campo Grande untuk masuk ke rumah mantan pasangannya dan menyerang wanita dan pacarnya saat ini dengan pisau. Kasus ini terjadi di Vila Palmira. Menurut Polisi Militer, tersangka juga membawa senjata bius. Nama pria tersebut tidak dirilis. Menurut korban, hubungan tersebut berakhir sekitar 30 hari lalu. Setelah berpisah, dia pindah dari Naviraí ke Campo Grande. Wanita tersebut melaporkan bahwa mantan pasangannya mengetahui di mana dia tinggal, melakukan perjalanan dan masuk ke rumah untuk melakukan penyerangan. ✅ Klik di sini untuk mengikuti saluran MS g1 di WhatsApp Peristiwa itu terekam sekitar pukul 22.40. Saat petugas tiba di lokasi kejadian, mereka menemukan korban dalam keadaan terguncang. Ia mengaku dikejutkan dengan mantan rekannya yang sudah menunggunya di dekat kediaman. Menurut korban, pria tersebut masuk ke dalam rumah dengan membawa pisau dan alat kejut listrik. Dia kemudian mulai menyerang mantan pasangannya dan pacarnya saat ini. Menurut laporan, tersangka merusak furnitur dan benda-benda lain di kediamannya selama penyerangan. Para korban menyatakan bahwa dia menikam mereka berdua. Wanita tersebut mengalami cedera pada bahu kanannya. Pasangan itu berhasil melarikan diri ke jalan dan meminta bantuan. Menurut laporan polisi, penyerang mengejar mantan rekannya saat melarikan diri dan mencoba mencekiknya. Agresi baru berakhir setelah adanya campur tangan tetangga yang menyaksikan kejadian tersebut. Warga menahan tersangka dan memanggil Polisi Militer. Tim Pemadam Kebakaran merawat para korban di lokasi kejadian. Wanita tersebut menolak dibawa ke rumah sakit saat itu, namun disarankan untuk mencari pertolongan medis. Korban memberi tahu polisi bahwa dia tidak memiliki tindakan perlindungan terhadap mantan pasangannya. Setelah serangan itu, dia menyatakan minatnya untuk meminta perlindungan hukum. Tersangka dibawa ke kantor polisi, tempat kasusnya didaftarkan. Dia dijadwalkan menjalani sidang hak asuh pada Kamis (18) ini. Kasus ini didaftarkan di Campo Grande Deam. Gabrielle Tavares