Gaeco menangkap tujuh orang karena keterlibatannya dengan faksi tersebut; lima target operasi lainnya sudah dipenjara File/MP-AC Operasi Kelompok Aksi Khusus untuk Memerangi Kejahatan Terorganisir (Gaeco) secara preventif menangkap tujuh orang karena dicurigai menjadi bagian dari organisasi kriminal Comando Vermelho Selasa (16) ini di Rio Branco dan Sena Madureira. Menurut wakil koordinator Gaeco, jaksa Júlio Cesar Medeiros, surat perintah penangkapan preventif juga diberikan terhadap lima orang yang sudah berada di penjara Evaristo Moraes, di Sena Madureira. 📲 Bergabunglah dengan saluran g1 AC di WhatsApp "Ada 12 penangkapan preventif terhadap orang-orang yang berasal dari Komando Merah. Narkoba, uang, dan telepon seluler disita," tandasnya. Konflik antar faksi menjadi motivasi utama terjadinya pembunuhan di Acre Menurut Kementerian Umum, penangkapan tersebut merupakan bagian dari penyelidikan yang memunculkan aksi yang disebut Operasi Alvorada. Sasarannya diduga melakukan transfer dana dan mengedarkan narkoba atas nama fraksi. BACA LEBIH LANJUT Pemimpin faksi kriminal ditangkap selama operasi di Acre, Ceará dan Santa Catarina Konflik antar faksi kriminal menjadi motivasi utama terjadinya pembunuhan di Acre, ungkap penelitian Beberapa tahanan juga diidentifikasi melalui penyelidikan sebagai pemimpin kelompok kriminal. “Operasi Gaeco ini, bekerja sama dengan PM-AC, sangat penting untuk menjaga keamanan publik di masyarakat, karena faksi-faksi yang memiliki peran kepemimpinan dalam organisasi kriminal ditangkap, serta anggotanya ditakdirkan untuk melakukan perampokan, perdagangan narkoba dan pembunuhan,” kata jaksa. Operasi tersebut juga menyita obat-obatan, uang, dan telepon seluler. File/MP-AC VIDEO: g1