PRF menyita lebih dari 11 ribu amunisi dan menangkap seorang pria di BR-230, di Balsa
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisPRF menyita lebih dari 11 ribu amunisi dan menangkap seorang pria di BR-230, di Balsa
Pengungkapan/PRF
Polisi Jalan Raya Federal (PRF) menyita lebih dari 11 ribu amunisi dan bahan yang digunakan untuk memuat ulang selama pemeriksaan yang dilakukan Selasa sore (16), di BR-230, di Balsas, di selatan Maranhão. Seorang pria ditangkap dan dibawa ke Kantor Polisi Sipil.
📲 Klik di sini dan berlangganan saluran g1 Maranhão di WhatsApp
Menurut PRF, pendekatan tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, saat patroli di jalan raya. Polisi menghentikan truk untuk pemeriksaan rutin dan mengidentifikasi bukti-bukti yang mendorong pemeriksaan lebih rinci. Oleh karena itu, kendaraan tersebut dibawa ke Unit Operasional PRF di Balsas.
Selama pemeriksaan kompartemen kargo, agen menemukan 11.520 amunisi kaliber berbeda. 19.000 sekring dan 1.600 kotak yang digunakan untuk mengisi ulang amunisi juga disita.
Menurut PRF, amunisi kaliber 2.940,38, amunisi kaliber 2,960,32, dan amunisi kaliber 5,620,22. Selain itu, petugas menemukan selongsong kaliber 600,32, kaliber 250,28, dan selongsong kaliber 750,36.
Ketika ditanyai, pengemudi memberitahu bahwa dia menerima truk yang sudah dimuat di Imperatriz dan dia harus mengirimkan material tersebut ke pompa bensin di São João dos Patos.
Pria itu ditangkap dalam aksinya dan dibawa ke Kantor Polisi Sipil untuk menjalani prosedur yang sesuai.
Menurut PRF, kasus tersebut bisa merupakan kejahatan perdagangan senjata api ilegal, yang diatur dalam Statuta Perlucutan Senjata.
Sekarang di g1
← Kembali