Pemuda membunuh ayah dan ibu tirinya selama krisis penarikan diri, kata polisi
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisPria 19 tahun ditangkap karena dicurigai menikam ayah dan ibu tirinya hingga tewas di Salto (SP)
Arsip Pribadi
Pemuda berusia 19 tahun yang diduga menikam dan membunuh ayah dan ibu tirinya sendiri saat mereka tidur, di Salto (SP), berada dalam krisis penarikan narkoba, menurut laporan polisi. Pembunuhan ganda itu tercatat pada Minggu (14) dini hari.
Kejahatan itu terjadi di rumah Devair Bispo, 48 tahun, di Rua Jurista Clóvis Beviláqua. Menurut Polisi Sipil, Mateus Bispo dos Santos menyerbu kamar pasangan itu pada dini hari dan menyerang ayah dan ibu tirinya, Eliane Quintino de Souza, 52 tahun, dengan pisau, saat mereka berdua sedang tidur.
📲 Bergabunglah dengan saluran g1 Sorocaba dan Jundiaí di WhatsApp
Menurut keluarga Eliane, wanita tersebut biasa menghabiskan akhir pekan di rumah pasangannya. Anggota keluarga juga mengatakan bahwa dia tidak pernah diancam oleh anak tirinya. Meski begitu, mereka menyatakan bahwa bocah tersebut memiliki riwayat masuk ke klinik rehabilitasi karena kecanduan narkoba.
Menurut Garda Sipil Kota (GCM), Mateus mencoba bunuh diri di Kompleks Cachoeira de Salto, namun dihentikan ketika agen tiba.
Seorang pria berusia 19 tahun ditangkap karena dicurigai menikam ayah dan ibu tirinya sendiri, berusia 53 dan 49 tahun, hingga tewas di Salto (SP)
Berkas pribadi
BACA JUGA: Ayah dan Ibu Tiri Tewas Ditikam Putranya di Salto Dimakamkan di Kota Berbeda
Menurut pihak korporasi, saat itu dia mengaku sedang dalam krisis penarikan dan mengatakan telah menikam anggota keluarganya. Mateus juga memberi tahu agen di mana dia meninggalkan pisau yang digunakan dalam kejahatan tersebut.
Berdasarkan kejadian tersebut, ia juga mengaku menukar salah satu ponsel korban dengan narkotika di sebuah titik peredaran narkoba di lingkungan Marília dan kehilangan perangkat lainnya. Pemuda itu juga mengatakan bahwa dia berencana menggunakan kartu bank ayahnya untuk menarik R$1.000.
Tersangka ditangkap dalam aksi tersebut, namun penangkapannya diubah menjadi tahanan preventif.
Polisi Ilmiah melakukan pemeriksaan terhadap rumah tersebut dan menyita sebuah surat, kemungkinan ditulis oleh anak laki-laki tersebut. Mateus, yang mengalami luka di tangannya, menjalani perawatan medis di Unit Gawat Darurat Kota setelah penangkapannya.
Kasus tersebut sedang diselidiki di Kantor Polisi (SP) Itu sebagai pembunuhan karena alasan yang sia-sia, dengan faktor yang memberatkan yaitu penyergapan dan sumber daya yang membuat korban tidak dapat membela diri.
Infografis - Pemuda 19 tahun diduga penikam ayah dan ibu tirinya hingga tewas di Salto (SP)
Seni/g1
Teks plugin awal
Lihat lebih banyak berita dari wilayah ini di g1 Sorocaba dan Jundiaí
VIDEO: tonton laporan TV TEM
← Kembali