Mayat telanjang seorang wanita insinyur perangkat lunak yang bekerja di sebuah perusahaan IT di Gurugram, Haryana ditemukan di sebuah kamar hotel di Mussoorie, Uttarakhand. Di dalam kamar ditemukan bekas darah, botol minuman keras, dan bungkus obat kekuatan seks. Insinyur berusia 27 tahun P. Radha Gayathri berasal dari Visakhapatnam, Andhra Pradesh. Dia menikah dengan Soumya Sricharan delapan bulan lalu. Dia bekerja di sebuah perusahaan IT di Pune. Radha menghubungi Mussoorie bersama suaminya setelah mengunjungi Rishikesh. Keduanya menginap di sebuah homestay. Ketika polisi Mussoorie sampai di kamar pada Senin pagi atas informasi suaminya, tubuh wanita itu tergeletak di lantai. Baca dulu seluruh kejadian secara berurutan… Sekarang ketahui apa yang dilakukan polisi dalam kasus ini.. Rekaman CCTV homestay juga sedang diperiksa: Menurut CO Mussoorie Jagdish Pant, saat interogasi awal polisi, sang suami menceritakan bahwa mereka menikah pada November 2025. Dia bekerja di Pune dan Gayatri bekerja di Gurugram. Mereka datang untuk pertama kalinya setelah menikah. Keduanya sempat mengonsumsi alkohol bersama pada malam hari. Polisi sedang menginterogasi suami almarhum dan rekaman CCTV homestay juga sedang diperiksa. Postmortem sedang dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian: CO Mussoorie mengatakan bahwa saat ini tidak ada yang bisa dikatakan tanpa postmortem. Penyebab kematian sebenarnya baru bisa diketahui setelah adanya laporan postmortem dan penyelidikan forensik. Mengingat sensitifnya masalah ini, panel dokter telah diminta untuk melakukan postmortem dengan videografi. ---------------------- Baca juga berita ini... Kematian seorang insinyur perangkat lunak yang datang mengunjungi Mussoorie bersama suaminya: Bekas darah ditemukan di sprei, botol minuman keras ditemukan dari kamar. Insinyur perangkat lunak wanita dari Gurugram meninggal dalam keadaan yang mencurigakan di Mussoorie. Sang suami menceritakan bahwa darah keluar dari hidung wanita tersebut dan air seni juga keluar. Peristiwa itu terjadi di sebuah rumah penginapan. Begitu karyawan mengetahui hal ini, mereka langsung menelepon polisi. (Baca berita selengkapnya)