Kecelakaan menyebabkan warga tanpa aliran listrik selama hampir 10 jam dan menyebabkan peningkatan tabrakan dengan tiang Kecelakaan yang terjadi pada Senin pagi (15), di Rua Miguel Herédia, di lingkungan Lapa, di Campos dos Goytacazes, di utara Rio de Janeiro, menyebabkan warga tanpa aliran listrik selama hampir sepuluh jam dan meningkatkan kesadaran akan masalah yang sedang berkembang di kotamadya: tabrakan kendaraan dengan tiang. Sebuah mobil menabrak tiang dan kekuatan benturannya mengganggu jaringan listrik, menyebabkan gangguan yang berlangsung hampir sepanjang hari bagi penduduk di wilayah tersebut. Menurut Enel, jumlah kecelakaan meningkat sebesar 55% di kota, meningkatkan risiko tidak adanya aliran listrik dalam jangka waktu lama dan membahayakan penduduk. Jenis insiden ini lebih dari sekadar kerusakan yang terjadi pada kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Tergantung pada tingkat keparahannya, gangguan pasokan listrik dapat mempengaruhi seluruh jalan dan bahkan seluruh lingkungan. 📱 Ikuti saluran g1 Norte Fluminense di WhatsApp. Pria yang sedang mengerjakan tiang yang ditabrak mobil di Campos Enel Rio Angka menarik perhatian. Data yang dikeluarkan oleh pemegang konsesi menunjukkan bahwa Campos mencatat peningkatan jumlah tabrakan kendaraan terhadap tiang dibandingkan antara kuartal pertama tahun ini dan periode yang sama tahun lalu, sehingga menjadikan kota ini sebagai salah satu kota dengan pertumbuhan tertinggi dalam jenis kejadian serupa di negara bagian Rio de Janeiro. Data umum juga mengkhawatirkan. Antara Januari dan Maret tahun ini, Enel mencatat 104 kecelakaan jenis ini di 66 kota yang dilayani oleh pemegang konsesi, rata-rata lebih dari satu tabrakan per hari. Total, sekitar 30 ribu pelanggan terdampak gangguan pasokan energi. Selain ketidaknyamanan bagi masyarakat, perusahaan memperingatkan bahwa kecelakaan ini menimbulkan risiko baik bagi penumpang kendaraan maupun pejalan kaki serta warga yang berada di dekat lokasi kecelakaan. Kepada g1, Koordinator Tegangan Menengah dan Tinggi Enel Rio, Leonardo Motta, menjelaskan dampak kejadian seperti ini. “Tabrakan tiang tidak hanya membahayakan pengemudi dan pejalan kaki, sehingga menyebabkan gangguan lalu lintas atau mati listrik. Satu kali tabrakan dapat berdampak pada seluruh jalan bahkan lingkungan sekitar. Perbaikan dan/atau penggantian tiang merupakan proses yang panjang, bisa memakan waktu hingga 12 jam kerja. Tim kami perlu mengubah seluruh jaringan listrik, yang menyebabkan pelanggan tidak mendapatkan aliran listrik lebih lama lagi,” jelas Leonardo Motta. Enel menegaskan, jika terjadi benturan dengan tiang, diimbau untuk tidak mendekati bangunan tersebut karena berisiko tersengat listrik, dan segera menghubungi pemegang konsesi melalui jalur layanan resmi. Pengemudi juga disarankan untuk memberikan perhatian ekstra dalam lalu lintas, karena kecelakaan seperti ini pada akhirnya menimbulkan dampak yang jauh melampaui lokasi kecelakaan dan dapat membahayakan pasokan energi bagi ribuan orang.