Ipe putih mekar di Campo Grande Marcus Vinnicius/TV Morena Campo Grande diakui oleh Institut Geografi dan Statistik Brasil (IBGE) sebagai ibu kota dengan hutan paling banyak di Brasil. Untuk mempertahankan skenario ini dan menghindari masalah seperti kerusakan trotoar dan jaringan listrik, balai kota menyediakan Panduan Identifikasi Pohon dan Manual Penghijauan Perkotaan. Dokumen-dokumen tersebut memandu warga mengenai spesies mana yang dapat ditanam di berbagai tempat di kota dan mana yang harus dihindari. Mereka juga memberikan informasi tentang pohon yang dilarang oleh hukum dan perawatan yang diperlukan selama penanaman. ✅ Klik di sini untuk mengikuti saluran MS g1 di WhatsApp 🌱 Pohon apa saja yang direkomendasikan? Sekarang di g1 Berdasarkan dokumen tersebut, spesies yang paling direkomendasikan adalah spesies yang sesuai dengan lingkungan perkotaan dan tidak menyebabkan kerusakan infrastruktur. Selain memberikan keteduhan, hutan juga membantu melestarikan keanekaragaman hayati dan berkontribusi terhadap keseimbangan lingkungan. Di antara spesies yang direkomendasikan adalah: Ipe Kuning (Handroanthus chrysotrichus) Ipe Merah Muda (Handroanthus heptaphyllus) Ipe Ungu (Handroanthus impetiginosus) Kayu Rosewood (Jacaranda cuspidifolia) Sibipiruna (Cenostigma pluviosum) Mandi emas (Cassia Fistula) Quaresmeira (Pleroma granulosum) 📍Lihat spesies mana yang direkomendasikan untuk setiap lokasi ✅ Trotoar Di trotoar, yang ideal adalah menanam pohon berukuran kecil hingga sedang, yang akarnya tidak merusak trotoar. Penggunaan pohon palem tidak dianjurkan karena sulitnya penanganannya. Ukuran kecil: Pata-de-vaca, Ipê kuning Cascudo, Whitebark, Aroeira Berukuran sedang: Jacarandá, Cagaita, Pau-terra, Lixeira, Sucupira-branca ❗ Pada trotoar yang lebarnya kurang dari dua meter, tidak disarankan menanam pohon. Dalam kasus ini, pedomannya adalah memprioritaskan area terbuka. ✅ Alun-alun dan taman Lokasi dengan ruang yang lebih luas memungkinkan penanaman pohon yang lebih besar dengan kanopi yang luas. Jatobá-do-cerrado, Vinhático, Açoita-cavalo, Canafistula, Guabirobeira, Peroba-rosa, Carandá ✅Tempat tidur tengah Di lokasi-lokasi tersebut, rekomendasinya adalah menggunakan pepohonan yang pertumbuhannya lebih vertikal, agar tidak mengganggu jarak pandang bagi pejalan kaki dan pengemudi. Sibipiruna, Ipe Putih, Rosewood, Hujan Emas 🚫 Pohon yang harus dihindari Beberapa spesies dapat menimbulkan masalah di perkotaan, seperti kerusakan trotoar dan pipa, daya tarik serangga, buah berukuran besar, akar yang menyerang, risiko terjatuh atau potensi racun. Lihat mana yang tidak disarankan: Pohon mangga (Mangifera indica) Seriguela (Spondias purpurea) Menangis (Schinus molle) Figueirinha (Ficus benjamina) Paineira (Ceiba speciosa) Munguba (Pachira Aquatica) Mimba (Azadirachta indica) Kayu Manis (Melia azedarach) Murbei (Morus nigra) Jambu biji (Psidium jambu biji) Mangga melati (Plumeria rubra) Topi Napoleon (Cascabela thevetia) Privet (Ligustrum lucidum) Buah jeruk, seperti lemon dan jeruk (Citrus spp.) Pohon palem, seperti bocaiúva, jerivá, palem phoenix, dan palem kekaisaran Menurut manual, spesies ini memerlukan lebih banyak pemeliharaan dan dapat menimbulkan dampak terhadap struktur perkotaan dan lingkungan. 🚷 Spesies dilarang oleh hukum Dua spesies tidak dapat ditanam di Campo Grande, karena dilarang oleh undang-undang kota: Myrtle (Murraya panikulata): menampung serangga yang menularkan penghijauan, penyakit yang menyerang perkebunan jeruk. Leucena (Leucaena leucocephala): spesies invasif yang mengancam vegetasi asli. 🛠️ Perawatan saat menanam Panduan Penghijauan Perkotaan juga memberikan panduan untuk memastikan perkembangan bibit yang sehat: Jaga agar leher bibit tetap terlihat dan tanpa tanah yang menumpuk; Siram dengan sekitar empat liter air per hari sampai mengeras; Hindari dinding dan belenggu di sekitar bagasi; Gunakan patok yang kokoh, tanpa memencet batangnya. Perawatan ini membantu pohon tumbuh dan berkontribusi terhadap keamanan ruang publik. Untuk melihat panduan lengkapnya, klik di sini, dan untuk melihat panduan lengkapnya, klik di sini. Tonton video dari Mato Grosso do Sul: