Hakim Juan Carlos Peinado menyalahkan istri presiden atas dugaan kejahatan penggelapan, penjualan pengaruh, dan dugaan penyalahgunaan perangkat lunak yang digunakan di kursi yang ia pimpin di Universitas Complutense Madrid. Ia meminta agar dinilai oleh juri kerakyatan, yakni warga negara yang dipilih melalui undian. Keputusan akhir, bagaimanapun, berada di tangan Pengadilan Provinsi Madrid.