Saksikan momen helikopter jatuh setelah tabrakan di Rio de Janeiro Tabrakan dua pesawat di udara, seperti yang terjadi antara dua helikopter di Rio de Janeiro, Minggu (14), merupakan kecelakaan yang sangat jarang terjadi dalam penerbangan Brasil. Data tersebut berasal dari Cenipa, otoritas Brasil yang bertanggung jawab menyelidiki bencana udara. Dari tahun 2016 hingga 2026, hanya ada empat kasus jenis ini di Brasil – dengan total 1.625 kecelakaan. Kejadian tersebut diklasifikasikan sebagai "hilangnya pemisahan/tabrakan dalam penerbangan". Satu orang meninggal. Jumlah tersebut belum memperhitungkan tragedi hari Minggu di Rio – yang, dengan enam kematian, merupakan yang paling serius dalam sepuluh tahun terakhir. Lihat daftar kejadiannya: 30 Maret 2016: Dua pesawat pertanian jatuh dalam penerbangan saat penyemprotan di kota Luiz Alves, di Santa Catarina. Salah satu pesawat kehilangan kendali dan jatuh ke tanah — pilotnya meninggal. Investigasi tersebut menyoroti kelemahan dalam perencanaan penerbangan dan perusahaan pemilik pesawat tersebut. 19 Juli 2016: sebuah pesawat mendarat di bandara São José, di Pará, menabrak atap pesawat lain yang hendak lepas landas. Satu orang terluka ringan: komandan pesawat yang terkena serangan. Investigasi Cenipa menyimpulkan bahwa pesawat yang hendak mendarat seharusnya menyelam. 12 Juli 2018: dua pesawat instruksi jatuh di udara di atas landasan pacu bandara Itápolis, di pedalaman São Paulo. Tiga anggota kru terlibat: semuanya mengalami luka ringan. Penyelidikan menemukan kesalahan pada salah satu pilot – yang tidak terlalu berpengalaman saat melakukan penerbangan pertamanya dari darat – dan instrukturnya yang berada di darat. 8 Januari 2026: dua pesawat jatuh saat aktivitas penyemprotan di Paraguaçu Paulista, di pedalaman São Paulo. Keduanya melakukan pendaratan darurat. Kedua awak pesawat (satu pilot dari setiap pesawat) lolos tanpa cedera serius. Insiden ini sedang diselidiki. Tabrakan paling serius dalam sejarah penerbangan Brasil Sebuah pesawat Gol yang jatuh di Mato Grosso pada tahun 2006 setelah menabrak jet Legacy menewaskan 154 orang. FAB/Pengungkapan Data Cenipa memperhitungkan kecelakaan sejak tahun 2016. Oleh karena itu, data tersebut tidak memasukkan tabrakan paling serius dalam sejarah penerbangan Brasil: tabrakan dalam penerbangan antara Gol Boeing 737-800 dan jet Legacy, pada tanggal 29 September 2006. Pesawat Gol hancur setelah dihantam Legacy di bagian sayap dan jatuh di Mato Grosso — 154 orang tewas. Jet dengan tujuh penumpang itu berhasil mendarat di Serra do Cachimbo, di Pará. Investigasi tersebut menyoroti kegagalan dalam koordinasi pusat kendali dan salah tafsir izin lalu lintas udara oleh awak jet Legacy. Helikopter lain meledak dan membakar mobil Reproduksi/TV Globo