Hasil imbang antara Brasil dan Maroko menyatukan warga Brasil dan menghidupkan kembali harapan untuk meraih gelar keenam
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisFans berkumpul di pusat perbelanjaan di Boa Vista untuk menonton pertandingan pertama Piala Dunia
Tiago Cortes/g1RR
Penggemar tim Brasil berkumpul Sabtu ini (13), di food court pusat perbelanjaan yang terletak di lingkungan Cauamé, sebelah barat Boa Vista, untuk menyemangati tim yang telah lama ditunggu-tunggu. Semangat penonton yang berkumpul untuk menyaksikan perselisihan yang berujung pada hasil imbang Brasil dengan Maroko, sangat penting dalam menghidupkan kembali harapan untuk meraih gelar juara.
Sementara beberapa orang mempertahankan tradisi untuk terus percaya, yang lain mulai memiliki harapan saat Vini Jr. mencetak gol pertama tim. Meski skor 1-1, yang terpenting adalah menyatukan keluarga untuk merayakan sepak bola Brasil.
✅ Klik di sini untuk mengikuti saluran g1 RR di WhatsApp
Selama penayangan di layar lebar di food court, toko-toko tutup. Maka, Carla Rayane, pramuniaga, memanfaatkan momen tersebut dengan mempraktikkan tradisi mengirimkan energi baik kepada tim Brasil.
Saya yakin mereka merasakannya di sana, meski jarak kami jauh. Saya selalu menggunakan setidaknya satu bendera Brasil selama pertandingan untuk menunjukkan dukungan,” ujarnya.
Carla Rayane, penjual
Tiago Cortes/g1RR
Persatuan keluarga
Keluarga mendandani Bob untuk menonton pertandingan Piala Dunia
Tiago Cortes/g1RR
Pertandingan Piala Dunia juga merupakan waktu untuk berkumpul dengan keluarga dan teman. Dalam kasus keluarga Rodrigues, ibu, Eline, dan ayah, Luciano, pengusaha, bersama-sama mendukung Brasil. Bahkan, pemain berkaki empat termuda, Bob, juga mengenakan seragam tim.
"Dia sangat berkelakuan baik, jadi aku putuskan untuk mengajaknya menonton juga. Aku selalu suka jalan-jalan bersamanya, tapi ini pertama kalinya aku mengajaknya menonton pertandingan Piala Dunia," kata Eline.
Keluarga itu mencocokkan baju kuning tim. Menurut Luciano, hal itu untuk mengirimkan energi baik kepada para pemain.
"Dia anak rumahan. Kami membelikannya seragam Brasil dan membawanya kembali untuk membawa keberuntungan bagi tim," kata Luciano.
Toko tutup selama pertandingan tim nasional
Paloma de Lima, manajer toko di mal, menjelaskan bahwa toko tutup selama pertandingan sehingga semua orang dapat menonton pertandingan tersebut. Keputusan pengawas adalah menghentikan aktivitas penjualan, kecuali food court yang tetap buka. Berpakaian ceria, Paloma percaya pada Hexa.
Harapannya sangat tinggi, setiap empat tahun sekali kami berharap bisa meraih gelar juara. Saya harap kami bisa mencapai final, karena nanti toko-toko akan tutup dan saya bisa menonton pertandingannya”, ujarnya.
Fans mulai percaya pada hexa
Sabrina Freita, pelajar
Tiago Cortes/g1RR
Sabrina Freitas, seorang pelajar, merasa tidak percaya diri dengan kemenangan Brazil hingga ia tidak membeli kaos tim untuk menonton pertandingan tersebut. Ia hanya menggunakan bandana rajutan sebagai aksesori untuk melengkapi penampilannya.
"Saya tidak punya keyakinan. Setelah gol pertama itu saya bersemangat, bahkan saya akan membeli kaos timnas. Hari ini saya datang hanya dengan membawa asesoris, tapi di pertandingan berikutnya saya akan datang dengan fankit yang lengkap. Saya percaya diri dengan hexa, sekarang darah saya memanas", ungkapnya.
Pertandingan Brasil berikutnya akan dilangsungkan pada hari Jumat, 19 Juni, melawan Haiti, pukul 20:30.
Paloma de Lima, manajer toko
Tiago Cortes/g1RR
Lihat bagaimana debut Brasil di Piala Dunia:
Hari pembukaan Brasil di Piala Dunia
Baca berita negara bagian lainnya di g1 Roraima.
← Kembali