Serangkaian insiden berturut-turut membawa isu peniruan identitas dokter kembali ke permukaan di Mesir, setelah orang-orang diketahui melakukan profesi tersebut tanpa kualifikasi atau izin hukum, yang menimbulkan pertanyaan tentang mekanisme kontrol dan sejauh mana kemampuan pasien untuk membedakan antara dokter sungguhan dan peniru.