Lima mayat ditemukan setelah kapal karam di Sungai Xingu dan satu korban masih hilang
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisTim penyelamat melanjutkan pencarian remaja berusia 14 tahun yang masih hilang setelah tenggelamnya perahu di Sungai Xingu, di barat daya Pará. Hingga Sabtu (13) ini, lima jenazah masyarakat adat korban tragedi tersebut sudah berhasil ditemukan.
Mayat-mayat itu ditemukan oleh tim khusus yang telah bekerja di wilayah tersebut sejak kecelakaan itu. Di antara para korban adalah Romário Kayapó, seorang pemimpin adat berusia 44 tahun, yang jenazahnya pertama kali ditemukan oleh penyelam dari Departemen Pemadam Kebakaran Altamira.
Setelah dibebaskan oleh Legal Medical Institute (IML), Romário dibawa ke desa tempat tinggalnya. Anggota keluarga dan anggota etnis Kayapó dan Xikrin mengikuti kepergian jenazah di tengah keributan.
Menurut petugas pemadam kebakaran, pencarian terkonsentrasi di wilayah luas di bawah aliran Sungai Xingu, di kota yang dikenal sebagai Rebojo do Avelino, sekitar 70 kilometer dari Altamira. Mayat-mayat itu ditemukan lebih dari satu kilometer dari tempat terjadinya kecelakaan.
Di dalam perahu tersebut setidaknya ada sepuluh orang dari satu keluarga, masyarakat adat yang meninggalkan Tanah Adat Kararaô menuju desa Laranjal. Kelompok tersebut sedang melakukan perjalanan untuk berpartisipasi dalam festival budaya ketika kapal tersebut tenggelam.
Tragedi tersebut memobilisasi masyarakat adat dan komunitas tepi sungai di wilayah Xingu Tengah, yang mulai membantu tim dalam pencarian.
Tiga jenazah yang ditemukan tiba di Altamira pada Jumat sore (12), diangkut dengan perahu yang dikemudikan petugas pemadam kebakaran. Kedatangan di pihak pemerintah kota didampingi oleh anggota keluarga korban.
Tim penyelamat menggunakan markas Yayasan Nasional Masyarakat Adat (Funai) di Tanah Adat Koatinemo sebagai titik dukungan untuk operasi.
Di antara korban yang ditemukan adalah orang-orang berusia 5, 12, 22 dan 32 tahun, serta Romário Kayapó. Remaja berusia 14 tahun tersebut menjadi satu-satunya orang yang belum ditemukan.
✅ Klik dan ikuti saluran g1 PA di WhatsApp
VIDEO: lihat semua berita dari Pará
Lihat berita negara bagian lainnya di g1 PA
← Kembali