Seorang pria berpura-pura telah dirampok untuk membenarkan kehilangan uang dalam taruhan online, kata polisi
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisManusia menciptakan perampokan untuk membenarkan kerugian dalam taruhan online
Seorang pria sengaja menjadi korban perampokan untuk membenarkan kerugian dalam taruhan online, menurut Polisi Sipil Goiás. Kasus ini diselidiki oleh Kelompok Khusus Pemberantasan Kejahatan Properti (GePatri) di Itumbiara, di selatan negara bagian itu.
Menurut pihak perusahaan, pria tersebut menghubungi polisi dan menyatakan bahwa dia sedang menginap di sebuah hotel di kota tersebut ketika dia keluar untuk makan dini hari dan didekati oleh dua tersangka dengan sepeda motor. Menurut laporan tersebut, para penjahat mencuri ponselnya, meminta kata sandi bank dan melakukan transfer melalui PIX dengan total lebih dari R$6.000.
✅ Klik dan ikuti saluran g1 GO di WhatsApp
Gambar dari kamera keamanan yang dianalisis Polisi Sipil menunjukkan momen pria tersebut berjalan di jalan sebelum kembali ke hotel mengaku sebagai korban perampokan, di Itumbiara
Reproduksi/Anhanguera TV
Gambar menyoroti ketidakkonsistenan
Menurut delegasi GePatri de Itumbiara, Irineu Junior, penyelidikan dimulai tak lama setelah insiden itu dicatat dan mengidentifikasi ketidakkonsistenan dalam versi yang disampaikan pria tersebut.
“Saat menganalisis gambar, terlihat tidak ada sepeda motor yang mendekatinya dan di latar belakang terlihat dia mengeluarkan telepon itu,” ujarnya.
Masih menurut delegasi, gambar tersebut menunjukkan pria tersebut meninggalkan hotel dan kembali beberapa menit kemudian dengan mengaku sebagai korban perampokan.
Selama penyelidikan, polisi juga menemukan bahwa transfer dilakukan ke rekening yang terkait dengan platform taruhan yang digunakan oleh orang yang sedang diselidiki.
“Kami mengonfirmasi bahwa dia melakukan transfer dari akunnya sendiri ke akun yang terhubung dengan rumah taruhan tersebut yang hanya menerima nilai melalui login tertentu dengan CPF pemegang akun”, jelas delegasi tersebut.
BACA JUGA:
‘Wanita kulit hitam kotor’ dan ‘homo menjijikkan’: mantan pimpinan sekolah menjadi terdakwa rasisme dan homofobia terhadap karyawan, di Goiás
Pria dijatuhi hukuman 14 tahun penjara atas kematian gadis panggilan di Anápolis
Suami dijatuhi hukuman 30 tahun penjara karena menikam istrinya yang sakit hingga meninggal di Quirinópolis
Seorang pria mengaku melakukan pelaporan kejahatan yang salah
Setelah dihadapkan dengan bukti-bukti, pria tersebut mengaku bahwa dia menciptakan perampokan tersebut untuk mencoba membenarkan pengeluaran untuk taruhan online, termasuk jumlah yang terkait dengan perusahaan tempat dia bekerja, menurut Polisi Sipil.
Menurut Irineu Junior, telah didaftarkan Detailed Occurrence Statement (TCO) atas tindak pidana pelaporan palsu suatu tindak pidana.
“Dia mengaku sebenarnya mengeluarkan uang itu dan melakukan simulasi kejahatan,” kata Kapolres.
Kasus ini harus dirujuk ke Kehakiman.
Markas Besar Kelompok Khusus Penindasan Kejahatan Properti (GePatri), di Itumbiara, unit yang bertugas menyelidiki kasus pelaporan palsu suatu kejahatan
Reproduksi/Anhanguera TV
📱 Lihat berita lain dari wilayah ini di g1 Goiás.
VIDEO: berita terbaru dari Goiás
← Kembali