DRC: polisi membubarkan aksi duduk di depan Parlemen menentang usulan perubahan konstitusi
📖 Sumber artikel — 🇫🇷 PrancisDi Republik Demokratik Kongo, pihak oposisi melakukan mobilisasi menentang rencana perubahan Konstitusi yang didukung oleh mayoritas presiden. Ia menuding Félix Tshisekedi ingin tetap berkuasa setelah masa jabatan keduanya yang berakhir pada 2028. Jumat, 12 Juni dini hari ini, koalisi C64 hendak menggelar aksi duduk di depan kursi Parlemen. Pihak berwenang melarangnya dari lokasi yang dianggap “tidak dapat diganggu gugat” dan merelokasinya. Namun pihak oposisi tetap teguh dan polisi turun tangan.
← Kembali