Pendekatan PRF berlangsung sekitar pukul 19.30, di km 401 BR-230. Pengungkapan/PRF Seorang pengemudi truk ditangkap oleh Polisi Jalan Raya Federal (PRF) menggunakan Surat Izin Mengemudi Nasional (CNH) palsu saat pemeriksaan rutin pada Rabu malam (10), di Balsas, selatan Maranhão. Menurut pihak korporasi, pengemudi tersebut mengaku membeli dokumen tersebut dari pihak ketiga dan tidak pernah melalui proses untuk mendapatkan SIM. Pendekatan terjadi sekitar pukul 19.30, di km 401 BR-230. Dalam pemeriksaan tersebut, polisi meminta dokumen wajib kendaraan dan pengemudi, termasuk Surat Tanda Registrasi dan Lisensi Kendaraan (CRLV) dan CNH. 📱Unduh aplikasi g1 untuk melihat berita MA secara real time dan gratis Saat berkonsultasi dengan sistem keamanan publik, tim menemukan bahwa pengemudi tersebut tidak memiliki SIM yang sah dan dokumen yang diberikan palsu. Saat diperiksa polisi, pria tersebut melaporkan bahwa ia memperoleh SIM melalui orang lain dan mengaku tidak pernah menyelesaikan satu pun tahapan proses perizinan. Dia juga menyatakan bahwa dia sudah menggunakan dokumen itu untuk mendapatkan pekerjaan sebelumnya. Sekarang di g1 Berdasarkan situasi tersebut, polisi pada prinsipnya mengidentifikasi adanya tindak pidana penggunaan dokumen palsu. Sopir dibawa ke Kantor Polisi Sipil Balsas, di mana prosedur hukum yang sesuai telah diterapkan.