Perusahaan real estat digital Amerika, Opendoor, menghentikan operasinya di India, sehingga berdampak pada hampir 250 karyawannya di negara tersebut. CEO Kaz Nejatian membenarkan langkah tersebut, dengan menyatakan bahwa ini adalah bagian dari perubahan strategis untuk mendekatkan peran kepada pelanggan Amerika di bawah model Opendoor 2.0 yang baru. Keputusan ini, yang didorong oleh kemajuan dan penyederhanaan teknologi, bukanlah cerminan kinerja karyawan